detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 07:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 28/04/2013 17:27 WIB

Alumni Pelajar NU Berharap Ada Regenerasi di PWNU Jatim

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Kepengurusan PWNU Jatim akan berakhir tahun ini. Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) berharap ada regenerasi di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

"Kami berharap ada regenerasi di PWNU Jawa Timur. Calonnya jangan hanya satu. Ya kalau bisa di setiap kawasan seperti Mataraman, Pantura, Tapal Kuda maupun Madura memunculkan calon ketua," ujar Presidium MA IPNU Sudarsono kepada wartawan di sela acara Reuni Alumni IPNU se Jatim dan sarasehan dengan tema 'Silaturrahmi upaya mengkokohkan kembali kemitraan ke NU an' di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya, Minggu (28/4/2013).

Rencananya, Konferensi wilayah (Konferwil) NU Jatim akan digelar pada 31 Mei 2013 di Pondok Pesantren Bumi Salawat, Sidoarjo. Ada beberapa nama calon Ketua Tanfidzyah PWNU Jatim seperti KH Mutawakil Allalah (yang saat ini menjabat), KH Abdurrahman Usman asal Jombang, KH Abdurrahman Syamsul Arifin dari Jember.

Sedangkan nama-nama calon ketua dari kawasan seperti Dr KH Khusnul Khuluq (Ketua PCNU Kabupaten Gresik), KH Fuad Amin Imron (mantan Bupati Bangkalan).

"Beliau-beliau memiliki waktu yang cukup banyak untuk memajukan NU," jelasnya.

Sementara itu, mantan Bupati Probolinggo, Hasan Aminuddin, berharap perlu adanya regenerasi di kepengurusan PWNU Jatim periode 2013-2018.

"Sudah saatnya anak muda direkrut menjadi pengurus, khususnya tanfidzyah," katanya, sambil menambahkan, yang sudah sepuh menjadi pengurus di tingkat syuriah.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(roi/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%