Detik.com News
Detik.com
Jumat, 26/04/2013 16:55 WIB

Siswa SD dan SMP Ta'miriyah Doa Bersama untuk Uje

Reynita Carlina - detikNews
Siswa SD dan SMP Tamiriyah Doa Bersama untuk Uje Foto: Reynita Carlina
Surabaya - Ratusan siswa-siswi gabungan SD dan SMP Ta'miriyah Surabaya menggelar doa bersama untuk Ustad Jeffry Al Bukhori yang wafat setelah mengalami musibah kecelakaan tunggal.

Suasana duka juga menyelimuti para siswa. Mereka merasa kehilangan atas kepergian ustad gaul yang biasa disapa Uje.

"Ustad Uje tidak asing bagi anak didik kami. Ustad Uje tausiyahnya mudah dipahami dan memberi inspirasi bagi kami. Juga membantu banget buat saya untuk menyampaikan pelajaran agama ke anak-anak (murid)," ujar salah satu guru SMP Ta'miriyah Maulana Ishaq, Jumat (26/4/2013).

Untuk mengenang kepergian Ustad Uje, ratusan siswa-siswi SD dan SMP Ta'miriyah ini membawa bingkai foto bergambar almarhum Ustad Uje. Mereka juga menggelar salat ghaib dan doa bersama, setelah salat Jumat di Masjid Kemayoran (berdekatan dengan komplek sekolah Ta'miriyah).

"Ini untuk mendoakan Ustad Jeffri. Ustad Jefrri ini sangat dikenal oleh anak muda dan menjadi panutan. Serta tausiyah seperti orang tua bagi kami," tambah Rafi Rachmadi, siswa kelas delapan (2 SMP) ini.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%