detikcom
Jumat, 26/04/2013 16:32 WIB

Penumpang Citilink Tujuan Banjarmasin Ditangkap Bawa Sabu

Bruriy Susanto - detikNews
Penumpang bawa sabu di Bandara Juanda/Bruriy
Sidoarjo - Seorang calon penumpang di Bandara Internasional Juanda ditangkap security bandara karena membawa sabu seberat 627 gram. Calon penumpang adalah Iwan Hadi Setiawan, warga Manukan Ranu, Tandes, Surabaya.

Kini pria 32 tahun itu masih menjalani pemeriksaan intensif petugas gabungan yakni security bandara, TNI dan BNN Jatim. Saat diperiksa, Iwan panggilan akrabnya mengaku jika narkoba yang dibawanya sudah ada yang menunggu di Banjarmasin.

"Barangnya mau saya kirim ke Banjarmasin. Dan kalau berhasil, saya akan mendapat komisi Rp 2 juta," kata Iwan di depan petugas, Jumat (26/4/2013).

Trikora Harjo General Manager Angkasa Pura 1, Surabaya mengatakan calon penumpang bernama Iwan Hadi Setiawan ditangkap petugas, saat akan berangkat ke Banjarmasin.

Namun di keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda dicurigai salah seorang petugas security. "Dia (Iwan Hadi Setiawan) tertangkap oleh petugas di pemeriksaan X-Ray di keberangkatan domestik," kata Trikora Harjo General Manager Angkasa Pura, kepada detikcom.

Saat diperiksa oleh petugas, lanjut Trikora Harjo, ditemukan barang yang mencurigakan di dalam tas. Petugas langsung membuka semua isi yang ada di dalamnya. Alhasilnya, ditemukan narkoba yang beratnya 627 gram.

"Sabu itu dibungkus dengan bentuk paketan. Satu bungkus beratnya 102 gram, banyaknya 6 bungkus dan paketan kecil," rinci mantan Kakansar Jatim.

Trikora panggilan akrabnya menjelaskan, rencana barang total seberat 627 gram akan dikirim ke Banjarmasin. "Dia (Iwan Hadi Setiawan) berangkat dari Surabaya ke Banjarmasin menggunakan pesawat Citilink QG 604, yang akan berangkat pukul 13.20 WIB dan baru tiba di Banjarmasin pukul 15.30 WIB," pungkas dia.

Untuk mengembangkan kasus tersebut dan menangkap jaringannya, kasus tersangka dilimpahkan ke BNN Jawa Timur.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close