detikcom

Kamis, 25/04/2013 18:53 WIB

Mr X Nekat Tabrakkan Diri ke KA Rapih Dhoho

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Seorang pria tanpa identitas bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api (KA) di Bypass Mojokerto, Kamis (25/4/2013) petang. Akibatnya, tubuh Mr X tersebut hancur hingga kepala terlepas dari tubuh.

Informasi yang dihimpun detikcom, Mr X tersebut awalnya terlihat berjalan santai menuju rel KA di Bypass Mojokerto Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari.

Menurut Endra Dwi (27), petugas jaga palang pintu KA, dirinya melihat pria tersebut berjalan menuju rel setelah memarkir sepedah anginnya di area pos jaga. Sesaat kemudian, pria tersebut berjalan mengendap-endap menuju rel.

Dari arah barat atau Kota Mojokerto, KA Rapih Dhoho dengan kecepatan tinggi melaju ke arah Surabaya. Tiba-tiba saja, pria tersebut berlari menuju ke arah kereta yang tengah melaju kencang.

Akibatnya, tubuh pria yang diperkirakan berumur 40 tahun ini hancur. Bahkan kepalanya putus dan belum ditemukan warga di lokasi. "Sudah saya cari kemana-mana kepala korban belum ditemukan," kata Endra di lokasi.

Polisi yang datang ke lokasi segera membawa jenazah korban ke kamar mayat RSUD Dr Wahidin Soediro Husodo. Akibat kecelakaan ini, jalur Mojokerto ke Surabaya dan sebaliknya sempat macet.

"Kita masih periksa saksi-saksi di lokasi. Belum diketahui identitasnya dan motif korban menabrakkan diri ke KA itu," kata Kapolsek Magersari, Kompol Ridho di lokasi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(bdh/bdh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%