Kamis, 25/04/2013 14:15 WIB

Penambangan Batubara Ilegal Digerebek Polres Tuban

Dion Fajar - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Dion Fajar
Tuban - Penambangan batubara ilegal di wilayah Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Tuban, dibongkar polisi. Seorang pengusaha atas nama Mansur (35) turut diamankan polisi ke Mapolres Tuban bersama sejumlah barang bukti.

Menurut Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat, praktek penambangan batubara ilegal ini telah berlangsung selama 1 bulan. Untuk mengelabuhi petugas, tersangka menutupinya dengan izin usaha penambangan pasir kwarsa yang dilakukan secara legal.

"Izin usaha pertambanganya pasir kwarsa, tapi di lokasi itu ternyata dia juga menambang batubara secara ilegal," terang Kasat Reskrim kepada wartawan di Mapolres Tuban, Kamis (25/4/2013).

Usaha ilegal yang dijalankan tersangka ini sebenarnya sudah tercium aparat kepolisian sejak lama. Namun polisi harus melakukan penyelidikan untuk memastikan usaha yang dilakukan benar-benar ilegal.

"Kita sudah lama curiga dan kita sudah melakukan pengintaian selama 2 minggu lebih untuk memastikannya," sambung Kasat.

Pengungkapan diawali polisi dengan menghadang truk pengangkut batubara yang hendak melakukan distribusi ke wilayah Jawa Tengah. Setelah itu, polisi bergerak ke lokasi penambangan dan memeriksa izin usaha tersangka yang diketahui ilegal.

"Semua yang adal di lokasi sana kita police line, termasuk lokasi tambang dan eskavator. Sedang yang kita amanakan di polres batubara sebanyak 7 truk," paparnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
31%
Kontra
69%