detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 24/04/2013 10:09 WIB

Kecelakaan Karambol, Jalur Malang ke Pasuruan Macet 3 Km

Zainal Effendi - detikNews
Foto: Budi Sugiharto
Pasuruan - Jalur Malang menuju Surabaya lumpuh karena kecelakaan di Purwodadi, tepatnya di Desa Jatisari Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Rabu (24/4/2013).

Kecelakaan karambol melibatkan 2 bus dan sebuah truk muat paving nopol N 8250 UG ini menyebabkan kemacetan hingga 3 Km.

"Antrean dari Surabaya menuju Malang sudah mencapai 3 Km, sedangkan dari arah sebaliknya sempat macet lebih dari 5 km. Tapi yang dari arah sebaliknya mulai mencair," kata salah satu petugas Dishub Pasuruan Suyanto kepada detikcom di lokasi.

Dari pantauan detikcom, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB menyebabkan antrean panjang dari dua arah baik dari menuju Malang atau Surabaya. Meski dari arah Surabaya ke Pandaan, masih bisa melintas diantara sela-sela badan truk yang melintang di tengah jalan.

Hingga pukul 09.45 WIB, jalur kendaraan yang berhenti total dari arah Malang menuju Surabaya. Sementara upaya yang dilakukan polisi untuk meminggirkan badan bus dilakukan dengan cara meminta bantuan truk yang dari arah Surabaya menuju ke Malang, dengan cara ditarik dengan tali tambang.

Untuk mengevakuasi badan truk yang mengalami As roda patah karena diseruduk dari belakang oleh Bus Restu N 7753 UG hingga berpindah jalur, petugas mendatangkan forklift.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close