detikcom
Rabu, 24/04/2013 10:09 WIB

Kecelakaan Karambol, Jalur Malang ke Pasuruan Macet 3 Km

Zainal Effendi - detikNews
Foto: Budi Sugiharto
Pasuruan - Jalur Malang menuju Surabaya lumpuh karena kecelakaan di Purwodadi, tepatnya di Desa Jatisari Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Rabu (24/4/2013).

Kecelakaan karambol melibatkan 2 bus dan sebuah truk muat paving nopol N 8250 UG ini menyebabkan kemacetan hingga 3 Km.

"Antrean dari Surabaya menuju Malang sudah mencapai 3 Km, sedangkan dari arah sebaliknya sempat macet lebih dari 5 km. Tapi yang dari arah sebaliknya mulai mencair," kata salah satu petugas Dishub Pasuruan Suyanto kepada detikcom di lokasi.

Dari pantauan detikcom, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.30 WIB menyebabkan antrean panjang dari dua arah baik dari menuju Malang atau Surabaya. Meski dari arah Surabaya ke Pandaan, masih bisa melintas diantara sela-sela badan truk yang melintang di tengah jalan.

Hingga pukul 09.45 WIB, jalur kendaraan yang berhenti total dari arah Malang menuju Surabaya. Sementara upaya yang dilakukan polisi untuk meminggirkan badan bus dilakukan dengan cara meminta bantuan truk yang dari arah Surabaya menuju ke Malang, dengan cara ditarik dengan tali tambang.

Untuk mengevakuasi badan truk yang mengalami As roda patah karena diseruduk dari belakang oleh Bus Restu N 7753 UG hingga berpindah jalur, petugas mendatangkan forklift.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%