detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 23/04/2013 14:26 WIB

Penyanyi Pub Ditangkap Konsumsi Sabu-sabu

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Halaman 1 dari 3
Surabaya - Seorang penyanyi pub Jakarta tertangkap mengonsumsi sabu-sabu di apartemennya di kawasan Surabaya Timur. Dari kamar Yessy (24), petugas menyita 1 gram sabu-sabu.

"Tersangka mengaku mengenal sabu-sabu dari pergaulan dan pengaruh teman-temannya," kata AKP Gatot Hariyanto kepada wartawan, Selasa (23/4/2013).

Kanit Idik III Satnarkoba Polrestabes Surabaya itu mengatakan, meski bekerja sebagai penyanyi pub di Jakarta, Yessy sejatinya adalah orang Surabaya. Di Jakarta, Yessy sebenarnya berkuliah, dan menyanyi adalah side job nya. Kebetulan Yessy sedang cuti kuliah sehingga ia pulang ke Surabaya.

"Tersangka mengaku mengenal sabu-sabu sejak 6 bulan lalu," tambah Gatot.

Yessy, kata Gatot, mengatakan jika sabu-sabu yang dikonsumsinya biasanya diperolehnya dari Gladis, seorang model di Bandung. Di Surabaya, Yessy yang ketagihan sabu-sabu berusaha mencarinya.

Yessy kemudian dipertemukan dengan Nurfiah, seorang pengedar serbuk kristal tersebut. Mereka bertemu di Jalan Rajawali dan Yessy memesan 1 gram sabu-sabu seharga Rp 1,7 juta.

"Sabu-sabu itu tak langsung diserahkan di Jalan Rajawali tapi harus diambil di sebuah restoran cepat saji di Basuki Rahmat," tandas Gatot. Next

Halaman 1 2 3

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%