Selasa, 23/04/2013 13:51 WIB

Puluhan Siswa Mundur UN, Diknas Malang Gelar Investigasi

M. Aminuddin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Malang - Puluhan siswa-siswi SMP dan MTs di Kota Malang tercatat tak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Dinas Pendidikan setempat mengambil langkah menelusuri penyebab mundurnya para siswa itu.

"Ada 27 tak ikut UN, dua diantarnya meninggal dan sakit. Mayoritas dari sekolah swasta," tegas Sekretaris Diknas Kota Malang Djupri ditemui detikcom di kantornya Jalan Veteran, Selasa (23/4/2013).

Untuk itu pihaknya akan melakukan investigasi terhadap siswa yang belum diketahui penyebab mundur dalam pelaksaan UN itu. "Upaya kita mendatangi tempat tinggal masing-masing," sambung Djupri.

Dari hasil penelusuran sementara, lanjut Djupri, banyak para siswa mundur karena mengikuti orang tuanya. Sebab, tempat tinggalnya sebelumnya dihuni adalah rumah kontrakan. Ada juga siswa yang memang enggan bersekolah lagi.

"Paling banyak orang tua pindah kerja, dan memilih tempat tinggal baru," sambungnya.

Menurut Djupri, para siswa ini memang sejak awal masuk dalam Data Nominasi Sementara dan Tetap, sehingga terdaftar sebagai peserta UN.

Sejak awal pihaknya memang mengikutkan seluruh siswa duduk di bangku kelas 9 untuk mengikuti UN. Hal itu menghindari protes dari wali murid, kendati nyatanya para siswa itu tak hadir ketika UN digelar. "Kita dilema, hindari protes. Semua siswa kami ikutkan UN," ujar Djupri.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%