detikcom
Senin, 22/04/2013 12:05 WIB

Dua Tersangka Ditangkap BNN, 6,3 Kg Sabu-sabu Diamankan

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Ada 2 tersangka narkoba yang diamankan BNN dalam sebuah penangkapan di Trawas Mojokerto (sebelumnya diberitakan digerebek di sebuah villa). Dari penggerebekan itu, 6,3 kg sabu-sabu diamankan. Kedua tersangka sendiri ditangkap saat kabur ke hutan.

Kapolsek Trawas AKP Sukarni saat dikonfirmasi detikcom mengatakan, sekitar pukul 22.00 WIB Minggu (21/4/2013) malam, sekitar 6 anggota BNN mengejar dua pelaku ke wilayah Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kedua tersangka yang mengendarai mobil Toyota Avanza kebingungan saat dikejar anggota BNN yang membawa 2 mobil. Sesampai di Desa Sukosari, mobil tersangka tak kuat saat medan jalan menanjak. Mereka pun keluar dari mobil dan melarikan diri.

Saat dikepung anggota BNN ini, warga Sukosari berhamburan keluar rumah karena mengira ada perampokan. Tim BNN yang dipimpin Kompol Nelson ini akhirnya meminta bantuan Polsek Trawas agar bisa meredam kekhawatiran warga.

"Setelah massa bisa diredam, petugas BNN mengejar kedua tersangka masuk ke dalam hutan di desa itu," kata Karni kepada detikcom melalui telepon genggam, Senin (22/4/2013).

Kedua pelaku akhirnya berhasil diringkus setelah dikejar petugas. Tersangka berinisial SD (42) warga Sidoarjo ditangkap saat bersembunyi di kandang ayam. Sementara tersangka berinisial SH (45) warga Pasuruan ditangkap di dalam hutan pinus.

"Kedua tersangka sempat diamankan di Mapolsek Trawas. Mereka sudah dikuntit dari Bungurasih Sidoarjo. Barang bukti lebih dari 6 kg, tepatnya 6,3 Kg sabu-sabu," pungkas Karni.

Sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BBN) dikabarkan melakukan penggerebekan sebuah villa yang menyimpan narkotika di Trawas Mojokerto, Minggu (22/4/2013) malam. Informasinya sekitar 6 Kg sabu-sabu diamankan.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
57%
Kontra
43%