detikcom
Senin, 22/04/2013 08:00 WIB

Tiga Kompi Pasukan Brimob Kawal Pelantikan Bupati Pamekasan

Ardi Yanuar - detikNews
Halaman 1 dari 2
Brimob siaga pelantikan Bupati Pamekasan/Ardi Yanuar
Pamekasan - Tiga kompi berkekuatan 300 pasukan Brimob Polda Jatim mengamankan pelantikan Bupati Pamekasan terpilih. Pengamanan makin kuat dengan penambahan personel Dalmas Polda Jatim sebanyak 105 personel dan bantuan 50 anggota Polres Sampang.

Sedangkan 260 anggota Polres Pamekasan melengkapi total 714 pasukan pengamanan 'Pamekasan Satu', Senin (22/4/2013).

Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Siti Maryatun, menjelaskan, ratusan polisi itu disiagakan untuk pengamanan pelantikan pasangan Ahmad Syafi'i dan Khalil Asy'ari sebagai Bupati dan Wabup Pamekasan yang baru.

Pengamanan berlapis itu disiagakan untuk mengantisipasi munculnya aksi hura-hara yang hendak menggagalkan pelantikan. "Seluruh anggota pengamanan pelantikan Bupati-Wabup Pamekasan tersebut telah siaga di Kota Pamekasan," ujar Siti Maryatun.

Sementara Plt Sekkab Pamekasan Herman Kusnadi, menjelaskan, pelantikan pasangan berjuluk ASRI oleh Gubernur Jatim Soekarwo itu, akan dihadiri 6 ribu undangan. Baik berlatar belakang pejabat Pemkab Pamekasan, maupun tokoh masyarakat dan kalangan ulama.

Seperti diketahui, pasangan ASRI memenangkan Pilkada Pamekasan sekaligus mengalahkan calon incumbent Kholilurrahman.

Dalam rekapitulasi akhir KPU Pamekasan, medio Januari lalu, pasangan ASRI yang diusung Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Hanura, meraih suara sebanyak 250.336 atau 54,05 persen dari 461.077 pemilih yang memberikan hak suaranya pada 9 Januari 2013 kemarin.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%