detikcom
Minggu, 21/04/2013 16:33 WIB

Dukungan Khofifah Maju Jadi Gubernur Jatim Terus Mengalir

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Dukungan pada Khofifah Indarparawansa untuk memimpin Jawa Timur terus mengalir. Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) menyatakan sepenuhnya akan mendukung Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

"Sebagai perempuan sangat berkepentingan jika gubernur Jatim juga perempuan. Untuk itu Khofifah KPPI mendukung beliau untuk memimpin Jatim," ungkap Indriati Adawiyah Sekertaris KPPI Mojokerto kepada detikcom, Minggu (21/4/2013).

Dia menambahkan, Khofifah adalah putri terbaik NU yang memiliki kecerdasan dan peka akan masalah sosial. Terutama permasalahan yang menimpa perempuan. Khofifah yang menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat ini peduli pada semua lapisan masyarakat.

"Harapan kita semua unsur perempuan mendukung beliau. Kita usung semangat emansipasi wanita yang diusung Kartini," ujarnya saat memperingat Hari Kartini di Kota Mojokerto

Indrianti menegaskan kesanggupannya untuk mendukung Khofifah dalam pilgub mendatang akan ia sosialisasikan pada 25 organisasi perempuan yang berada dibawah naungan KPPI di Jawa Timur.

"Selama ini permasalahan yang menimpa perempuan tak pernah dijamah pemerinta daerah. Sudah saatnya Khofifah memimpin Jatim lebih baik. Siapapun wakilnya, asalkan pemimpinnya beliau, perempuan di Jatim akan bermartabat," tandasnya.

Sementara itu Khofifah belum bisa memutuskan siapakah pasangannya yang maju bertarung di Pilgub Jatim 2013 nanti. Meski sudah mengantongi 5 nama, keputusan itu menunggu hasil survei dan arahan dari KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah.

"Saya masih menunggu arahan para kyai. Termasuk Gus Sholah pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang," ungkap Khofifah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
48%
Kontra
52%