detikcom

Sabtu, 20/04/2013 11:53 WIB

Semangat Gotong Royong Terasa di Kampung Pecinan Tambak Bayan

Rois Jajeli - detikNews
Salah satu sudut kampung Tambak Bayan/ Reynita Carlina
Surabaya - Kehidupan di salah satu perkampungan pecinan legendaris di Surabaya, Tambak Bayan, aroma kekeluargaannya sangat terasa. Mereka sehari-hari guyub dan bergotong-royong.

Meski hidup sederhana dan tinggal di rumah petak ukuran sekitar 4x3 meter, 4 x 5 meter, mereka mempunyai kepedulian yang tinggi. Bahkan ketika ada pangayuh becak meninggal, warga rela iuran untuk meringankan beban keluarga korban.

"Wah di sini ini berbeda dengan yang tinggal di perumahan. Semuanya di sini guyub, rukun dan suka gotong-royong," ujar Ayen kepada detikcom, Sabtu (20/4/2013).

Pria yang sehari-hari berjualan mie pangsit di Pasar Kepatihan ini menceritakan, ada pengayuh becak yang biasa mangkal di Tambak Bayan. Warga pun turut membantu biayanya hingga pemakamannya.

"Kita samap-sama orang Indonesia harus saling membantu," kata Ayen.

Bila senggang, entah malam atau pun siang, mereka menyempatkan untuk cangkrukan. Bahkan di pojok depan komplek perkampungnnya dibuatkan tempat khusus cangrukan.

"Banyak yang diobrolin. Mulai masalah ibukota hingga prilaku elit dan harga lombok," celetuk warga yang lain saat menemui detikcom.

Gunadi, seorang warga yang lain menambahkan, ketika perayaan Tahun Baru Imlek, perkampungan pecinan di Tambak Bayan ini cukup ramai. Sanak keluarganya yang tinggal di luar Tambak Bayan, datang untuk berkumpul bersama sanak saudaranya.
Bahkan pagelaran kesenian Barongsai dipertunjukkan keliling kampung. "Wah kalau Imlek, di sini ramai sekali. Ya sama seperti lebaran," tuturnya.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%