Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 20/04/2013 11:44 WIB

Kepala Desa Didemo, 200 Orang Bayaran Diduga Pro Kades Diamankan

Miftahul Arif - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kepala Desa Didemo, 200 Orang Bayaran Diduga Pro Kades Diamankan Massa bayaran diamankan polisi/Miftahul A
Gresik - Jajaran Polres Gresik mengamanakan sekitar 200 orang yang akan menggelar aksi demo di Desa Desa Sumurber. Diduga, ratusan orang ini merupakan massa bayaran untuk menandingi aksi demo pelengseran kepala desa (kades) setempat.

"Sekitar 200 orang terpaksa kita amankan untuk mengantisipasi gesekan dengan warga setempat. Mereka massa dari luar Desa Sumurber, demi keamanan harus amankan," kata Kabag ops Polres Gresik Kompol Harnoto, kepada detikcom, usai sweeping, Sabtu (20/4/2013).

Menurut Kompol Harnoto, sekitar 200 orang itu semuanya dari luar Desa Sumurber. Mereka disweeping dan ditangkap di perbatasan antara Desa Sumurber dan Desa Luwayu, Kecamatan Panceng, Gresik.

Massa yang ditangkap didata terlebih dahulu, kemudian dinaikan truk yang mengangkut mereka semula. "Semua kita data, ternyata 200 orang semua dari luar Sumurber. Kita angkut truk, kita kembalikan ke desa asal," jelas Kabag Ops.

Menurut Kasatreskrim Polres Gresik AKP Muhammad Nur Hidayat, warga Sumurber tidak berkenan dengan massa dari luar desa. Karena ditakutkan memperkeruh suasana.

"Boleh demo, tapi, harus orang Sumurber sendiri," ujar Kasatreskrim AKP Muhammad Nur Hidayat.

Sementara itu, Khoiri, salah satu massa yang diamankan mengaku, tidak tahu tujuan sebenarnya. "Saya tidak tahu mas, ini tadi mau ke pasar, langsung diajak naik truk. Katanya diberi Rp 100 ribu, perorang," kata Khoiri, pendagang ayam.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%