Kamis, 18/04/2013 10:56 WIB

SPBU Tidak Layani Pembeli Solar Jerigen

Ainur Rofiq - detikNews
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Tiap SPBU di Bojonegoro kehabisan stok BBM jenis solar. Itu terbukti antrean kendaraan di 6 SPBU. Seperti SPBU Jalan Sawunggaling, Kalianyar, Jetak, Jalan Raya Balen, Medalem Sumberejo dan Boureno.
Sedangkan di wilayah barat berdekatan dengan lokasi pengeboran minyak mobil cepu limited (MCL) ada dua SPBU, yakni SPBU Kalitidu dan SPBU Clangap.

Sedangkan di Jalan Veteran, sempat terjadi antrean panjang Kamis (18/4/2013). Selain bus, truk dan mobil pribadi memenuhi SPBU hingga meluber ke jalan raya.

Bahkan di SPBU Jalan Veteran tidak lagi melayani pembeli menggunakan jerigen. Itu terlihat dengan pemasangan selembar kertas di pompanya. Sehingga banyak pembeli terpaksa balik kucing tanpa mendapat solar.

"Karena stok yang sangat terbatas, 1 hari hanya mendapat 1 kali kiriman. Maka kita berupaya mendahulukan kendaraan dan tak lagi melayani jerigen," tegas operator SPBU Jalan Veteran, Syaiful saat dikonfirmasi detiksurabaya.com

Sementara untuk menjaga anarki dan kemacetan saat terjadi antrean di SPBU, petugas Polres Bojonegoro melakukan patroli dan berjaga di setiap SPBU.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%