detikcom

Rabu, 17/04/2013 09:49 WIB

'Solar Habis Karena Pembatasan Pemerintah'

Reynita Carlina - detikNews
Foto : Reynita Carlina
Sidoarjo - Sejumlah SPBU mulai transparan mengenai langkanya solar selama setengah bulan ini. Keterus terangan itu dilakukan dengan memasang banner yang mengatakan jika solar langka karena memang dibatasi pemerintah.

Seperti yang terlihat di SPBU Tropodo Juanda. Dari pantauan detik.com, Rabu (17/4/2013), SPBU tersebut memasang sebuah banner di halaman depan SPBU. Banner berbackground warna putih tersebut berisi tulisan 'Solar Habis Karena Pembatasan Pemerintah'

"Ya benar. Kami memang kehabisan solar hingga kami memasang banner tersebut', ungkap Suwito, asisten manajer SPBU Tropodo Juanda.

Suwito mengatakan, solar di SPBU nya biasanya langsung ludes di sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Padahal solar tersebut dikirim pagi harinya.

"Pagi dikirim, tapi jam 4 sore sudah habis. Biasanya dikirim 8 ribu liter, langsung habis," imbuh Suwito.

Suwito menjelaskan, antrean langsung terjadi saat solar baru saja dikirim. Begitu tahu solar dikirim, truk dan kendaraan-kendaraan lain berbahan bakar solar segera menyerbu SPBU.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%