detikcom
Selasa, 16/04/2013 09:04 WIB

Mantan Pengurus PSSI Desak Polisi Usut Pembacokan Korlap Aksi Bonek

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Mantan pengurus PSSI Saleh Ismail Mukadar mendesak aparat kepolisian, mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembacokan terhadap korlap aksi bonek, Andi Peci saat melakukan aksi di Grahadi dan Balaikota Surabaya.

"Saya sangat prihatin sekali. Di negara hukum masih ada tindakan main hakim sendiri," ujar Saleh kepada wartawan, usai mendampingi Andi Peci melapor ke Mapolsek Lakarsantri, Selasa (16/4/2013) dini hari.

Saleh yang juga pentolan Persebaya 1927 ini berharap, polisi menindak dan menangkap pelaku pembacokan.

"Kalau tidak, eskalasinya semakin tinggi. Karena dianggap pemimpinnya diberlakukan seperti ini, saya yakin banyak yang marah," terangnya.

Sementara Kapolsek Lakarsantri Kompol Kuncuro mengatakan, kasus pembacokan tersebut dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.

"Ya. Yang akan menanganinya polrestabes," ujar Kuncoro, yang meninggalkan mapolsek dan mengantar korban pembacokkan ke Mapolrestabes Surabaya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korlap aksi bonek Andi Peci diserang dan dibacok orang tak dikenal di sekretariat KASBI di Jl Lempung Tama 18 A Surabaya, sekitar pukul 21.30 wib.

Akibat pembacokan dan penyerangan yang dilakukan sekitar 7 orang, Andi mengalami luka lebam di bagian wajahnya dan luka bacok di tangan kirinya.

Saat melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Lakarsantri, Andi diantar para bonek hingga Wakil Walikota Surabaya Bambang DH dan anggota DPRD Jatim Saleh Ismail Mukadar.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%