Detik.com News
Detik.com

Senin, 01/04/2013 12:17 WIB

Ayah dan Dua Anaknya Tewas Ditabrak Bus

Ghazali Dasuqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ayah dan Dua Anaknya Tewas Ditabrak Bus (detikSurabaya/Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya pantura Situbondo. Seorang ayah yang sedang mengantar kedua anaknya dengan motor ditabrak bus pariwisata. Ayah dan 2 anaknya tewas mengenaskan. Bahkan kepala sang ayah sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan.

Korban tewas adalah Agus Trisula (45), sang ayah. Sementara kedua anaknya adalah Anggun (15) dan Nur Anggraini (10). Mereka adalah warga Desa Buduan, Kecamatan Suboh.

Motor Honda Supra Fit P-3396-EN yang dikendarai Agus juga hancur tak berbentuk terlindas bus. Beberapa peralatan sekolah yang dibawa kedua siswi yang masih duduk di kelas IX SMP dan IV SD itu juga ikut berserakan di jalan raya seperti tas, buku-buku mata pelajaran, sepatu, dan lainnya.

Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, Senin (1/3/2013) kecelakaan itu bermula saat bus pariwisata Purnayasa DK 9009 GD melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi. Setibanya di jalanan menikung Jalan Raya Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, bus yang dikemudikan Supriyanto itu tiba-tiba berjalan oleng.

Celakanya, saat bersamaan dari arah berlawanan muncul motor yang dikemudikan Agus bersama kedua anaknya yang hendak berangkat sekolah. Laju bus yang tidak terkendali langsung menabrak motor Agus.

Usai menabrak motor, bus yang dikemudikan Supriyanto (51), warga Magelang, masih terus berjalan hingga menabrak pohon mahoni tepi jalan. Bus baru terhenti setelah nyungsep ke persawahan dengan posisi miring. Penumpang bus terpaksa harus dievakuasi keluar melalui kaca bagian depan bus yang sudah pecah berantakan.

Beberapa penumpang bus mengalami luka-luka hingga langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Sebagian yang selamat langsung diungsikan ke Polsek Mlandingan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iwd/iwd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita »
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%