detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 01/04/2013 12:17 WIB

Ayah dan Dua Anaknya Tewas Ditabrak Bus

Ghazali Dasuqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
(detikSurabaya/Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Kecelakaan tragis terjadi di jalan raya pantura Situbondo. Seorang ayah yang sedang mengantar kedua anaknya dengan motor ditabrak bus pariwisata. Ayah dan 2 anaknya tewas mengenaskan. Bahkan kepala sang ayah sempat hilang sebelum akhirnya ditemukan.

Korban tewas adalah Agus Trisula (45), sang ayah. Sementara kedua anaknya adalah Anggun (15) dan Nur Anggraini (10). Mereka adalah warga Desa Buduan, Kecamatan Suboh.

Motor Honda Supra Fit P-3396-EN yang dikendarai Agus juga hancur tak berbentuk terlindas bus. Beberapa peralatan sekolah yang dibawa kedua siswi yang masih duduk di kelas IX SMP dan IV SD itu juga ikut berserakan di jalan raya seperti tas, buku-buku mata pelajaran, sepatu, dan lainnya.

Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, Senin (1/3/2013) kecelakaan itu bermula saat bus pariwisata Purnayasa DK 9009 GD melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi. Setibanya di jalanan menikung Jalan Raya Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, bus yang dikemudikan Supriyanto itu tiba-tiba berjalan oleng.

Celakanya, saat bersamaan dari arah berlawanan muncul motor yang dikemudikan Agus bersama kedua anaknya yang hendak berangkat sekolah. Laju bus yang tidak terkendali langsung menabrak motor Agus.

Usai menabrak motor, bus yang dikemudikan Supriyanto (51), warga Magelang, masih terus berjalan hingga menabrak pohon mahoni tepi jalan. Bus baru terhenti setelah nyungsep ke persawahan dengan posisi miring. Penumpang bus terpaksa harus dievakuasi keluar melalui kaca bagian depan bus yang sudah pecah berantakan.

Beberapa penumpang bus mengalami luka-luka hingga langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Sebagian yang selamat langsung diungsikan ke Polsek Mlandingan.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close