Rabu, 27/03/2013 10:19 WIB

Kijang Tertabrak Kereta, 2 Orang Luka

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Sebuah Toyota Kijang kapsul rusak tertabrak kereta api barang di perlintasan kereta kawasan Sememi. Dua orang luka dalam insiden tersebut.

"Kejadiannya tadi malam," kata Kanit Lantas Polsek Benowo, AKP Joko, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (27/3/2013).

Sayangnya Joko kurang mempunyai cerita detil mengenai peristiwa tersebut karena kasusnya ditangani unit laka lantas Polrestabes Surabaya. Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, peristiwa itu terjadi Selasa (26/3/2013) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Kijang bernopol AG 403 ML tersebut tertabrak pada bagian belakang karena pandangan pengemudi terhalang bantalan rel. Dua orang yang luka adalah penumpang Kijang yakni Suyanto (33), warga Sememi dan Slamet (38), warga Palm Residence.

Dua korban oleh warga segera dibawa ke RS BDH untuk mendapat perawatan. Perlintasan tersebut memang tidak berpalang pintu dan tidak dijaga. Padahal kawasan itu sudah berkembang pesat dengan banyaknya berdiri perumahan baru dan sekolah.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
84%
Kontra
16%