Detik.com News
Detik.com
Selasa, 26/03/2013 14:10 WIB

Video Porno SMK Mojokerto Beredar di Internet

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Video mesum diduga diperankan dua pelajar SMK di Kota Mojokerto, menyebar di dunia maya. Video berisi adegan syur layaknya suami istri direkam di atas sofa.

Video berdurasi 13 menit ini bisa dilihat dengan mudah di beberapa situs, dan di-download siapa saja yang menginginkan.

Dari keterangan video itu diuploud tanggal 5 Maret 2013 dan kali kedua diuploud tanggal 25 Maret 2013 kemarin. Tak hanya itu, kedua pemeran juga tertera pada judul video itu, yakni AAW dan AF

Dari video ini, kedua pemeran tergolong tak malu melakukan perbuatan asusila itu. Adegan dalam video ini, pemeran perempuan terlihat melakukan oral sex. Selain itu, beberapa adegan juga memerankan layaknya hubungan suami istri.

Video mesum berjudul 'Skandal Nasional SMK **** Mojokerto' ini diperankan 2 muda-mudi. Pemeran laki-laki terlihat mengenakan kaos hitam. Sementara pemeran perempuan, terlihat mengenakan longdress motif bunga berwarna merah muda.

"Dari judulnya disebutkan pemainnya dari salah satu sekolah di Kota Mojokerto," ungkap N (17), salah seorang pelajar asal Kecamatan Magersari Mojokerto kepada detiksurabaya.com, Selasa (26/3/2013).

Menurut N, merebaknya video tersebut diketahui sebulan lebih. Bahkan, sudah banyak yang mendapatkan video tersebut download dari internet. "Download sangat mudah," ujarnya.

Video tersebut disinyalir dilakukan oleh pasangan yang masih duduk di bangku sekolah. Sebab, pada adegan-adegan itu, kedua wajah pemeran terlihat jelas. Keduanya masih seumuran anak SMA.
(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%