detikcom
Sabtu, 16/03/2013 06:44 WIB

Kepergok Kumpul Kebo dengan Janda, TNI Gadungan Nyaris Dimassa

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - TNI AD gadungan Yon Ariono (39), digerebek saat kempul kebo dengan Ituk (35), seorang janda asal Kecamatan Gondang Mojokerto. Akibat perbuatannya, Yon nyaris dihakimi warga.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, penggerebekan itu terpaksa dilakukan warga karena sering menjumpai Yon tidur di rumah Ituk, janda kembang desa setempat. Namun, awalnya warga selalu takut karena Yon mengaku anggota intel Kodim 0815 Mojokerto.

Setelah dibuat resah, warga terpaksa melakukan penggerebekan saat Yon diketahui tengah berada di rumah Ituk. Saat warga membuka pintu rumah janda kembang ini, kedua pasangan kumpul kebo ini tertangkap basah sedang bercinta.

Warga yang kesal, akhirnya mengamankan Yon dan dimintai keterangan. Jika benar Yon adalah anggota TNI, maka akan diserahkan ke polisi militer. Namun, ternyata Yon bukan tentara, melainkan hanya seorang PNS yang berdinas di Pemkab Mojokerto.

Massa yang sudah naik pitam, nyaris menghakimi warga Desa Seduri, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo ini. Beruntung, anggota Polsek Gondang segera turun ke lokasi untuk mengamankannya dari amukan warga.

"Sudah kita amankan dan diperiksa. Ternyata dia bukan anggota TNI, melainkan hanya seorang PNS," kata Kapolsek Gondang, AKP Shodiq AF kepada detiksurabaya.com melalui pesan singkatnya, Sabtu (16/3/2013).



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close