detikcom
Selasa, 12/03/2013 12:54 WIB

Pencari Rumput Temukan Patung Kendedes di Hutan Baluran

Ghazali Dasuqi - detikNews
Patung Kendedes temuan Misyono/Ghazali D
Situbondo - Sebuah patung kuno diduga peninggalan kerajaan ditemukan warga di kawasan Hutan Baluran, Situbondo. Patung menyerupai patung Kendedes itu ditemukan Misyono (44) saat mencari rumput di dalam hutan Baluran. Saat ditemukan patung itu setengah terpendam di dalam tanah dengan posisi terlilit akar pohon jati.

Penemuan patung Kendedes di tengah hutan Baluran itu cukup menarik perhatian. Warga yang penasaran banyak berdatangan ke rumah Misyono di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih untuk melihat patung dari jarak dekat. Patung yang diduga terbuat dari batu itu memiliki bobotnya sekitar 15 kg dengan ukuran tinggi 40 cm dan lebar 15 cm.

"Saya tidak menyangka akan menemukan patung ini. Waktu kemarin saya mencari rumput, tiba-tiba saya melihat seperti ada benda aneh terlilit akar pohon jati. Setelah didekati ternyata patung kendedes ini. Awalnya ya kotor banyak tanahnya," kata Misyono di rumahnya, Selasa (12/3/2013).

Menurut bapak dua anak itu, tidak mudah untuk mengambil patung Kendedes itu dari bawah pohon jati. Selain sedikit terpendam ke tanah, posisi patung juga terlilit hingga seperti 'terangkul' akar pohon. Awal ditarik, Misyono mengaku kesulitan karena bagian sanggul mahkota patung tersangkut akar. Anehnya, setelah beberapa kali dicoba ditarik patung itu berhasil dikeluarkan dari lilitan akar pohon jati tanpa ada kerusakan sedikit pun.

"Saya sempat pasrah, cuma dalam hati saya berkata jika barang ini memang akan ikut saya pasti bisa ditarik. Ternyata benar-benar bisa ditarik. Boleh percaya atau tidak, waktu ditarik bagian sanggul mahkotanya ini seperti berubah lembut, jadi tidak rusak walaupun tersangkut akar. Baru setelah keluar jadi keras lagi," tuturnya.

Hanya saja, sehari sebelum menemukan patung berbentuk Kendedes itu Misyono mengaku memiliki firasat aneh. Dalam tidurnya, Misyono mengaku bermimpi diberi selendang oleh dua orang yang tiba-tiba turun dari langit. Usai memberi selendang, dua orang itu kembali lagi ke langit.

"Saya tidak tahu apakah penemuan patung ini berkaitan dengan mimpi itu. Tapi yang jelas, waktu saya keluar dari dalam hutan membawa patung ini, patung ini sempat ditawar Rp 500 ribu oleh pengemudi mobil avanza asal Bali yang mogok kawasan hutan," tandas Misyono.

Terkait penemuan patung kendedes di Hutan Baluran itu, salah seorang pemerhati cagar budaya dan benda purbakala di Situbondo, Tjandra mengaku sudah mendengarnya. Karena itu, pihaknya akan segera mengecek dan meneliti jenis patung yang ditemukan. Namun dilihat dari foto-fotonya, Tjandra optimis patung yang ditemukan Misyono itu adalah benda purbakala dan terbuat dari batu.

"Cuma pastinya masih akan saya cek langsung ke sana. Kalau benar-benar benda purbakala, tentu saja harus segera diselamatkan. Instansi terkait di Situbondo juga harus segera turun tangan," desak Tjandra.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%