detikcom
Kamis, 07/03/2013 16:46 WIB

Tawuran Suporter vs Warga di Tol, 3 Aremania Alami Luka di Kepala

Zainal Effendi - detikNews
Surabaya - Aksi tawuran antara warga dengan suporter Arema di jalan tol antara Waru-Gresik mengakibatkan 3 orang aremania mengalami luka. Akibat luka di kepala, ketiganya sempat dirawat di RS Ibnu Sina Gresik.

"Ada tiga anggota saya yang luka robek di kepala. Sekarang jalani perawatan di RS Ibnu Sina Gresik," kata Ahmad Ghazali kepada detiksurabaya.com, Kamis (7/3/2013).

Humas Tret-tret Aremania ke Gresik ini menegaskan, pihaknya datang ke Gresik dengan misi damai. "Nek kene terus di garai mosok yo meneng ae (Kalau kita terus diprovokasi masa kita terus diam). Kalau mereka menjual, kami membeli," tegasnya.

Ghazali juga mengungkapkan jika aksi penyerangan terhadap rombongan Aremania yang bertujuan untuk memberi dukungan Arema yang dijamu Pesegres Gresik diduga sudah dilakukan dengan rencana matang.

"Selain tindakan brutal. Semuanya seperti sudah direncakan dengan matang. Ini terlihat dari upaya pengintaian yang dilakukan oleh oknum bonek yang selalu mengintai robongan sejak masuk Jalan Tol," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan dalam rombongan ini, Aremania menggunakan 17 bus dan 100 mobil.

Sebelumnya, Kamis (7/3/2013) sekitar pukul 12.31 WIB, bus yang mengangkut rombongan suporter Arema terlibat saling lempar batu dengan sekelompok pemuda di Jalan Tol Waru mengarah Perak, tepatnya di KM 19, KM 7 dan KM 6.

Imbas kejadian tersebut, sebuah sepeda motor warga yang sedang melintas dibakar oleh oknum diduga suporter Arema.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ze/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%