Senin, 04/03/2013 16:08 WIB

LKS Agama Islam SMP di Mojokerto Dianggap Sesat

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Lembar kerja siswa (LKS) di Kota Mojokerto kembali menjadi sorotan. Belum lama beredar LKS bergambar Miyabi, kali ini LKS Agama Islam tingkat SMP terdapat materi keagamaan yang dianggap tidak sesuai dengan fiqih.

Materi tak sesuai itu terdapat dalam bab 5 mengenai salat sunah di halaman 47. Mulai definisi dan sebagainya, LKS ini menerangkan secara gamblang. Namun, LKS yang tidak diketahui penerbitnya itu dianggap tak sesuai dalam ajaran fiqih.

Kesalahan mendasar yang dicantumkan dalam LKS bercover biru tersebut, yakni mengenai salat tarawih. Pada LKS itu, salat tarawih merupakan salat sunah munfarid (sendirian). Padahal salat ini harusnya sunah yang harus dilakukan berjamaah.

Kesalahan sangat fatal juga terdapat pada pendefinisian salah jumat dan salat jenazah. Pada LKS ini, kedua salat itu hukumnya sunah, bukan fardu ain dan fardu kifayah atau salat wajib. Beberapa kesalahan konten tersebut, dianggap tidak sesuai dengan kaidah fiqih.

"Beberapa konten yang diajarkan kami anggap itu menyesatkan," ungkap Riha Mustofa, guru agama SMP Islam Brawijaya Kota Mojokerto saat ditemui detiksurabaya.com, Senin (4/3/2013).

Pihaknya mengaku sangat menyayangkan konten bermasalah tersebut tercantum dalam LKS Agama Islam. Dia mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto segera meluruskan konten tersebut. Jika kesalahan terjadi pada percetakan, LKS segera ditarik untuk diperbaiki.

"Sebelum jauh dipelajari para siswa, buku LKS ini harus segera diluruskan dan kalau bisa ditarik peredarannya," ujarnya.

Menanggapi hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto melalui Kabid SMP/SMA/SMK Tjatur Susanto mengaku masih belum mengetahui hal tersebut. LKS agama islam untuk SMP bikinan tim MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) agama Islam.

"Kami telusuri dulu adanya temuan itu," ucapnya melalui pesan singkat.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close