detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 23/02/2013 16:53 WIB

Seorang Santri Ponpes Darul Ulum Tewas Tenggelam di Waduk Gonggang

Arvin Dwi Pranoto - detikNews
Lokasi tenggelamnya seorang santri/Arvin DP
Magetan - Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum Magetan tewas tenggelam di Waduk Gonggang Magetan. Rian Nurdianto (17), santri asal Desa Tawang Jagir, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Jateng datang ke waduk bersama 3 orang temannya.

Saat bermain di waduk yang baru diresmikan pada pada tanggal 15 Juni 2012 lalu, tasbih milik korban terjatuh ke air. Naas, saat bermaksud mengambilnya justru Rian tenggelam karena tak bisa berenang.

"Di bendungan kita bermain di pinggir saja, namun tasbih milik Rian terjatuh ke air. Rian kemudian masuk ke air dan ternyata tak bisa berenang," kata Heru Prasetyo, salah seorang teman korban kepada detiksurabaya.com, Sabtu (23/02/2013).

Saat korban berteriak minta tolong, ujar Heru, dia bersama dua orang temannya Andri dan Mahmudi berusaha mengambil tongkat untuk menolongnya, tapi gagal. Karena ketiga teman tidak bia berenang, akhirnya meminta tolong kepada warga

Setelah empat jam tenggelam jasad korban berhasil ditemukan oleh anggota Koramil Poncol yang menyelam di kedalaman 15 meter. "Saya menyelami air yang sangat dingin di kedalaman 15 meter, kemudian menemukan jasadnya tersangkut di tebing. Posisi tubuh korban saat ditemukan sedang tengkurap," ucap anggota Koramil Poncol, Sersan Mayor Suwardi.

Mayat Rian Nurdianto kemudian dievakuasi ke tempat pemondokannya di Pondok Pesantren Darul Ulum Poncol untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dari Tim Identifikasi Polres Magetan serta Tim Medis Puskesmas Poncol.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%