detikcom
Kamis, 21/02/2013 16:38 WIB

Perluasan Bandara Blimbingsari Butuh 51 Hektar Tanah Tambahan

Irul Hamdani - detikNews
Banyuwangi - Pembangunan Bandara Blimbingsari terus dikebut. Tidak hanya itu, sejumlah lahan juga akan dibebaskan untuk perluasan infrastruktur. Saat ini, Bandara Blimbingsari yang berlokasi di Desa Blimbingsari Kecamatan Rogojampi, sedang proses menjadi bandara Kelas III.

Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Laut, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Banyuwangi, Ali Ruchi mengatakan, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan No: KP 112 tahun 2013 tentang Rencana Induk Bandar Udara Blimbingsari Di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, maka sejumlah rencana pengembangan bandara segera digencarkan.

Diantaranya, memperluas ultimate runway yang saat ini panjangnya 1.800 meter (m) menjadi 2.250 m dan lebar ultimate runway 45 m.

"Kedepan, Bandara Blimbingsari bisa dilandasi pesawat sekelas Boeing 737-500," jelasnya kepada wartawan, Kamis (21/2/2013).

Saat ini pesawat yang beroperasi di Bandara Blimbingsari adalah jenis ATR 72-500 dengan kapasitas 72 seat. Bandara Blimbingsari saat ini dibangun pada lahan seluas 129.651 Hektar (Ha). Untuk memberikan pelayanan yang sesuai standart, bandara membutuhkan total luas lahan 180.926 Ha.

"Itu berarti perlu ada pembebasan lahan 51.275 Hektar," imbuhnya.

Meski rancangan perluasan bandara sudah disetujui dalam Keputusan Menteri Perhubungan yang diteken 4 Februari 2013 lalu, pelaksanaan proyek pengembangan bandar udara Blimbingsari akan dilaksanakan tahun 2014.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%