Selasa, 19/02/2013 14:32 WIB

Mayat Diduga Pelaku Curanmor Ditemukan Mengambang di Sungai

Santi Rahayu - detikNews
Lumajang - Sesosok mayat ditemukan mengambang di Sungai Bondoyudo, tepatnya di Dusun Krajan II Blok Tayeng, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung. Mayat pria dengan usia sekitar 35 tahun ini ditemukan mengenakan sweater hitam panjang, jeans abu-abu dan berambut lurus.

Tidak ada secuilpun identitas yang melekat di tubuhnya saat pertama kali ditemukan. Adalah seorang petani pencari rumput bernama Tugiyo (40), warega setempat yang menemukan sosok tubuh yang mengambang di sungai yang berada di sisi jalur protokol yang menghubungkan antara Kabupaten Lumajang dan Jember ini.

Kasubbag Humas Polres Lumajang AKP Sugianto ketika dikonfirmasi detiksurabaya.com mengungkapkan, awalnya Tugiyo berangkat mencari rumput di bantaran sungai. Setiba di sana, ia kaget melihat ada sesosok tubuh yang mengambang di sungai.

Tugiyo langsung memberitahu warga setempat lalu melapor ke perangkat Desa yang kemudian diteruskan ke aparat Polsek Randuagung dan Polres Lumajang.

Petugas pun meluncur ke lokasi penemuan jenasah di Sungai Bondoyudo untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Hanya saja, dari penanganan di lokasi, petugas kesulitan mengungkap identitas pemuda misterius yang tewas mengambang ini. Apalagi, warga setempat tidak ada yang mengenalinya.

Setelah mengamati dan memperkirakan waktu saat mayat ditemukan, muncul kecurigaan dari petugas bahwa pemuda tanpa identitas yang ditemukan tewas tenggelam ini adalah pelaku perampasan motor yang terjadi, Sabtu (16/2/2013) lalu, yang kabur dengan menceburkan diri ke sungai Bondoyudo.

Pemuda pelaku perampasan motor ini dikenal bernama Rimo yang saat ini masih berusaha dipastikan petugas, apakah memang benar ataukah tidak.

Tiga hari sebelumnya, Rimo melakukan aksi perampasan motor di Desa Bondoyudo bersama kawanannya yang bernama Ali, warga Desa Sombo, Kecamatan Gucialit yang saat ini telah tertangkap dan masih menjalani proses penyidikan di Satuan Reskrim Polres Lumajang.

Keduanya merampas motor milik Mahat, warga Desa Bondoyudo. Apesnya, aksi perampasan itu mengundang aksi massa setelah korban berteriak hingga dilakukan pengejaran. Ali tertangkap dan digebuki massa hingga babak belur, sedangkan Rimo menceburkan diri ke sungai Bondoyudo.

”Untuk memastikan, petugas akan membawa Ali untuk mengidentifikasi ke Kamar Mayat. Namun, untuk lebih memastikannya akan dilakukan kroscek dengan pihak keluarganya terlebih dulu,” jelas Sugianto.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%