Selasa, 12/02/2013 22:13 WIB

Peti Jenazah Mahasiwi Korban Pembunuhan Disambut Isak Tangis Keluarga

Hendras Setiawan - detikNews
Ponorogo - Kedatangan jenzah Suprihatin (22) korban pembunuhan yang jasadnya di kubur dan dicor di dalam kamar rumah milik mantan Kepala Desa Karang Gebang, Ponorogo disambut histeris keluarga dan teman korban. Kedua orang tua pingsan tak kuasa menahan haru.

Isak tangis pecah ketika mobil jenazah yang membawa jenazah Suprihatin tiba di rumah duka di Desa Tegal Ombo, Sumoroto, Ponorogo. Sempat disemayamkan, jenazah Suprihatin langsung dimakamkan di TPU desa setempat, Selasa (12/2/2013).

Putri bungsu pasangan Sunarto-Murtini yang dikenal aktif sebagai pecinta alam di mata teman-temannya dikenal sebagai sosok gadis yang periang dan tak pernah terlihat sedih.

"Kami sangat terkejut dan shok setelah mendengar kabar jika Karon (sapaan akrab Suprihatin) ditemukan tewas mengenaskan," kata Maulana, salah satu rekan korban kepada detiksurabaya.com.

Maulana menambahkan, selama ini dalam kegiatan pecinta alam, Karon bersama Krisnanda Mega Utama menjalin hubungan atau pacaran. "Keduanya memang sesama anggota pecinta alam Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan selama ini kita menganggap keduanya hanya berteman biasa. Makanya kami kaget ketika ada kabar pembunuhan dan keduanya merupakan sepasang kekasih," imbuhnya.

Sebelumnya, jenazah Suprihatin ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya dikubur dan dicor di dalam sebuah kamar di rumah milik Kepala Desa Karang Gebang setelah polisi melakukan olah TKP kedua dalam kasus pembunuhan Krisnanda Mega Utama yang tewas dibunuh ayah kandungnya Eko Budiono pada Rabu (6/2/2012) pekan lalu.

Hasil otopsi terhadap jasad Suprihatin, korban menderita 27 luka tusukan dan pukulan benda tumpul di kepala dan punggung dan bekas jeratan di leher.

Hingga kini polisi masih terus dalami kasus pembunuhan tersebut. Karena sampai saat ini, tersangka utama Eko yang tak lain ayah kandung Krisnanda Mega Utama belum mengakui pembunuhan terhadap korban Suprihatin yang ditemukan didalam kamar anaknya.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ze/ze)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%