detikcom
Minggu, 03/02/2013 19:43 WIB

Pastikan Identitas Pengemudi Xenia Terbakar, Polisi Lakukan Tes DNA

Muhammad Aminudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
(detiksurabaya/M Aminudin)
Jakarta - Identitas pengemudi Daihatshu Xenia nopol L 1807 T yang hangus terbakar di Dusun Kasin, Desa Jombok Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, Minggu (3/1/2013), masih misterius.

Sesuai identifikasi, STNK kendaraan memang diketahui atas nama Tio Lok Tjwin yang beralamat di Jalan Simolawang 5, Simokerto, Kota Surabaya. Tio juga tercatat sebagai warga Jalan Dharma Husada Indah Barat, Kota Surabaya.

"Jadi masih belum kita pastikan apakah korban adalah pemilik kendaraan atau tidak," tegas Kapolsek Ngantang AKP Prayitno di ujung telepon, Minggu (3/1/2013).

Prayitno mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah kendaraan itu dipinjam atau memang dikendarai korban sendiri. Karena itu pihaknya akan menunggu tes DNA.

Identifikasi melalui tes DNA, lanjut Prayitno, melibatkan Tim Forensik Polda Jatim yang akan menuju tempat kejadian serta kamar jenazah Rumah Sakit dr Saiful Anwar, Senin (4/1/2013), esok.

"Besok tim forensik Polda akan mengidentifikasi," sambung Prayitno.

Dalam kesempatan itu, Prayitno juga memastikan, kejadian itu bukan murni kecelakaan. Dugaan kuat kebakaran disebabkan korsleting listrik pada mobil.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%