Detik.com News
Detik.com

Rabu, 30/01/2013 14:55 WIB

Dana Sertifikasi 2012 Ngendon, Puluhan Guru Ngelurug Kemenag Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Situbondo - Puluhan guru dari berbagai sekolah di Situbondo ngelurug kantor Kemenag setempat, Rabu (30/1/2013). Para guru berstatus PNS itu mempertanyakan dana sertifikasi tahun 2012 yang hingga kini tidak kunjung cair.

Tak tanggung-tanggung, dana sertifikasi yang ngendon itu untuk pembayaran hingga 7 sampai 8 bulan. Nominalnya berfariasi sesuai dengan gaji pokok masing-masing PNS penerima sertifikasi Kemenag yang mencapai 380 orang.

"Dengan tidak cairnya dana sertifikasi ini kita seperti dianak-tirikan. Kami ini sebenarnya guru di bawah naungan Dinas Pendidikan yang diperbantukan ke Kemenag. Kalau seperti ini, kami akan mendesak agar kami dikembalikan lagi ke induk yakni Dinas Pendidikan," tegas Ahsan Fadhilah, seorang guru kepada detikSurabaya.com.

Keterangan yang dihimpun, puluhan guru yang mendatangi kantor Kemenag Situbondo itu adalah penerima sertifikasi dari unsur Pendidik Agama Islam (PAIS). Mereka berasal dari guru SD, SMP, SMA/SMK di Situbondo. Para guru PAIS ini kesal karena dana sertifikasi Kemenag yang dianggarkan lewat APBN tahun 2012 seluruhnya tidak cair. Selama setahun itu, para guru mengaku hanya menerima pencairan dana sertifikasi 4 - 5 bulan saja.

"Jadi yang kami terima hanya 4 - 5 bulan, selebihnya yang 7 - 8 bulan sampai sekarang tidak cair. Makanya kami ke sini untuk mempertanyakan itu. Nominalnya macam-macam, sesuai gaji pojok. Ya ada yang Rp 2 juta, Rp 3 juta, bahkan lebih dari itu," timpal Mis Edy Kiswoyo, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Situbondo.

Selama di Kantor Kemenang, puluhan guru itu diterima di ruang Aula kantor Kemenag Situbondo. Mereka ditemui langsung Kepala Kemenag Situbondo, Rosyadi Badar dan Kasi Mapendais, Susiawan Setiobudi.

Kepada para guru itu, Rosyadi Badar menjelaskan bahwa dana yang dialokasikan untuk pembayaran sertifikasi PNS PAIS tahun 2012 sebesar Rp 11 miliar lebih sudah tersalurkan seluruhnya. Sehingga untuk kekurangan pembayaran sertifikasi PNS PAIS tahun 2012 masih menunggu DAU sertifikasi PNS tahun 2013.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%