detikcom
Rabu, 23/01/2013 01:50 WIB

Ribuan Warga Kirim Doa 100 Hari Meninggalnya Istri Kapolda Jatim

Imam Wahyudiyanta - detikNews
(detiksurabaya/Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Ribuan warga mengirim doa kepada almarhum Ny. Yaniek Supriyanti Hadiatmoko. Acara doa bersama dalam rangka peringatan 100 hari meninggalnya istri Kapolda Jatim itu dilangsungkan di tempat pemakaman umum Boto Putih, Semampir.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, Selasa (22/1/2013), Selain warga umu, semua kapolres di Jatim datang pada acara itu. Gubenrur Jatim dan wakilnya, Soekarwo dan Syaifullah Yusuf juga turut serta. Semua pejabat teras di lingkungan birokrasi juga nampak hadir seperti Bupati Banyuwangi Azwar Anas serta Bupati Bangkalan Fuad Amin yang mengajak anaknya, Ra Momon. Terlihat juga ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana

Doa bersama diawali dengan pembacaan surat Yaasiin dan diteruskan dengan pembacaan ayat suci Al Quran. Diba' dan ceramah mengiringi rangkaian acara selanjutnya. Dalam kesempatan itu, Hadiatmoko, sempat mengucapkan kata sambutan.

"Terima kasih atas kehadiran dan kesediaannya memanjatkan doa untuk istri saya," kata Kapolda Jatim itu.

Hadiatmoko mengungkapkan, sebelum meninggal dunia, istrinya berpesan 3 hal kepadanya dan ketiga putranya. Pesan itu adalah jangan sekali-kali meninggalkan salat, harus siap dan ikhlas dipanggil sang khalik karena rezeki dan umur seseorang tak ada yang tahu, dan jangan suudzon (berprasangka) buruk kepada sesama manusia.

"Saya dan anak-anak bangga mempunyai istri dan ibu yang sabar, telaten, tidak mengeluh, dan selalu tenang. Ketenangannya dia bawa hingga meninggal. Ketenangan itu menjadi sumber kekuatan kami," tambah Hadiatmoko.

sementara itu, Soekarwo dalam sambutannya mengatakan bahwa Ny. Yaniek Hadiatmoko merupakan seorang perempuan yang ramah dan banyak memberikan contoh baik. Ny. Yaniek bisa menjadi panutan bagi ibu rumah tangga.

"Keluarga yang ditinggal semoga bisa menjadi ikhlas, sabar, dan tabah. Ingatlah jika semua yang bernyawa pasti akan diambil oleh yang mempunyainya. Semoga khusnul khotimah," ujar Soekarwo.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%