Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Kamis, 17/01/2013 18:46 WIB

Puluhan Orang Mengaku Ditipu Oknum Marketing Dealer Motor Honda

Irul Hamdani - detikSurabaya



(detikSurabaya/Irul Hamdani)
Banyuwangi - Dealer Garuda Motor Jajag, di Jalan PB Sudirman Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, tersandung masalah. Puluhan konsumennya mengaku ditipu pihak dealer dengan total kerugian mencapai Rp 150 juta. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.

Korban dugaan penipuan ini mencapai 21 orang. Korban mengatakan, mereka sudah menyetor uang muka pembelian sepeda motor ke pihak dealer. Rata-rata uang muka antara Rp 2 juta hingga Rp 5 juta. Uang muka dibayar atas saran dealer karena sepeda motor yang akan dibeli masih belum ada (inden).

Pembayaran uang muka dibuktikan dengan kwitansi berstempel Garuda Motor Jajag. Namun setelah ditunggu berbulan-bulan, motor yang dibeli belum juga ditangan para korban. Karena kecewa akhirnya mereka meminta tanggung jawab ke Garuda Motor Jajag.

Garuda motor Jajag sendiri mengakui adanya kasus tersebut. Namun mengelak disebut bila dealer yang melakukannya. Disebut-sebut, penipuan itu dilakukan oleh oknum karyawan marketing. Yang kini keberadaannya tidak diketahui.

"Itu dilakukan oknum karyawan bagian marketing," bantah Kordinator Marketing Garuda Motor Jajag, Yosep, saat dihubungi detiksurabaya.com via seluler, Kamis (17/1/2013).

Disisi lain, para korban menilai Garuda Motor Jajag terkesan hendak cuci tangan. Sebab, pembayaran uang muka dilakukan mereka di dealer. Yang artinya pihak Garuda Motor Jajag turut bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

"Saya bayarnya ke dealer dengan bukti kwitansi cap stempel perusahaan," ungkap seorang korban yang enggan menyebutkan namanya.

Para korban mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Upaya itu urung dilakukan bila dealer khusus sepeda motor Honda ini memiliki niatan baik mengembalikan uang korban.

Sementara itu, Kapolsek Gambiran AKP Ibnu Mas'ud membenarkan adanya informasi dugaan penipuan tersebut. Sejauh ini masih ada tiga korban yang resmi membuat laporan polisi.

Anehnya mesti korban memberikan kronologis penipuan secara jelas, pihak terlapor bukan Garuda Motor Jajag. Melainkan oknum karyawan bagian marketing Garuda Motor Jajag. Yang keberadaannya masih dalam pencarian polisi.

"Sementara masih ada tiga korban yang melapor, itu (penipuan) dilakukan oknum karyawan dealer," kata Ibnu, dihubungi detiksurabaya.com secara terpisah


(bdh/bdh)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com