Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Kamis, 17/01/2013 16:23 WIB

Sekeluarga di Madiun Dibunuh karena Pelaku Kesal Ditagih Korban

Arvin Dwi Pranoto - detikSurabaya



Foto: Arvin Dwi Pranoto
Madiun - Misteri pembunuhan yang menimpa satu keluarga, Muhammad Giantoro alias Aan (35) yang tewas di hutan jati dan taksi diungkap polisi. Agus Basuki (34), pelaku pembunuhan berantai yang menggegerkan Madiun itu mengaku menghabisi para korbannya dengan racun ikan. Pelaku kesal ditagih setelah kedok penipuan bermodus penggandaan uang terbongkar.

"Saya membunuh setelah kesal uang untuk biaya penggandaan uang ditagih terus Aan dan isterinya. Jumlah kerugiannya sekitar Rp 5,4 juta. Saya merencanakan pembunuhan hanya beberapa jam sebelum Aan dan keluarganya berangkat ke Malang. Saya memberi mereka minuman botol yang telah bercampur racun ikan. Tapi ternyata hanya Retno yang meminumnya," kata Agus Basuki kepada wartawan di Satreskrim Polres Madiun, Kamis (17/1/2013).

Karena mengetahui hanya Retno Sugiarti yang meminum racun, pelaku warga Jalan Sitinggil Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun menjemput Muhammad Giantoro dan Tania di Nganjuk.

"Saya panik saat tahu hanya Retno yang minum. Karena itu saya jemput Aan dan anaknya di Nganjuk pakai motor untuk saya ajak menenangkan diri. Setelah turun dari taksi, kemudian saya ajak ke tengah hutan dan saya berikan minuman beracun lagi. Saya yakinkan kalau minuman itu merupakan bagian dari ritual dalam penggandaan uang. Aan sempat saya suruh semedi di atas batu," tegas pelaku yang kini menyesal menghabisi keluarga teman karibnya yang dikenal sejak bekerja di Hotel Merdeka Madiun.

"Saya menyesal telah membunuh mereka, karena mereka adalah teman karib saat bekerja di Hotel Merdeka. Saya sudah mengangggap mereka saudara saya sendiri," ujar pria yang memiliki tato di tangan dan kaki.

Sementara pihak kepolisian mengaku penyidikan kasus pembunuhan berantai ini masih belum final, karena masih menunggu hasil otopsi dari Polda Jatim.

"Kita masih menunggu hasil otopsi, mudah-mudahan bisa segera kelar. Namun tersangka telah mengakui membunuh para korbannya dengan minuman yang dicampur racun ikan potassium," kata Kapolres Madiun AKBP Yusuf.


(fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com