Berita Lain
-
Rabu, 19/06/2013 17:39 WIB
Incumben Bupati dan Wabup Menangi Pilbup Madiun Versi Quick Count
-
Rabu, 19/06/2013 17:17 WIB
Mobil Kijang Terjun ke Sungai, 8 Penumpang Dibawa ke Rumah Sakit
-
Rabu, 19/06/2013 16:59 WIB
Peretas Situs Presiden SBY Divonis 6 Bulan Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 16:41 WIB
Polres Pacitan Kembalikan Barang Bukti Penggelapan 9 Mobil Mewah
-
Rabu, 19/06/2013 16:16 WIB
Fatimah Kenal Bomber Mapolres Poso di TPI Lamongan
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Selasa, 28/05/2013 18:49 WIB
Disini Pusatnya Oleh-oleh Kue Basah Surabaya
Posted : badadGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,255.000
-
Rp 7,631.000
Kamis, 17/01/2013 16:23 WIB
Foto: Arvin Dwi Pranoto
Madiun -
Misteri pembunuhan yang menimpa satu keluarga, Muhammad Giantoro alias Aan (35) yang tewas di hutan jati dan taksi diungkap polisi. Agus Basuki (34), pelaku pembunuhan berantai yang menggegerkan Madiun itu mengaku menghabisi para korbannya dengan racun ikan. Pelaku kesal ditagih setelah kedok penipuan bermodus penggandaan uang terbongkar.
"Saya membunuh setelah kesal uang untuk biaya penggandaan uang ditagih terus Aan dan isterinya. Jumlah kerugiannya sekitar Rp 5,4 juta. Saya merencanakan pembunuhan hanya beberapa jam sebelum Aan dan keluarganya berangkat ke Malang. Saya memberi mereka minuman botol yang telah bercampur racun ikan. Tapi ternyata hanya Retno yang meminumnya," kata Agus Basuki kepada wartawan di Satreskrim Polres Madiun, Kamis (17/1/2013).
Karena mengetahui hanya Retno Sugiarti yang meminum racun, pelaku warga Jalan Sitinggil Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun menjemput Muhammad Giantoro dan Tania di Nganjuk.
"Saya panik saat tahu hanya Retno yang minum. Karena itu saya jemput Aan dan anaknya di Nganjuk pakai motor untuk saya ajak menenangkan diri. Setelah turun dari taksi, kemudian saya ajak ke tengah hutan dan saya berikan minuman beracun lagi. Saya yakinkan kalau minuman itu merupakan bagian dari ritual dalam penggandaan uang. Aan sempat saya suruh semedi di atas batu," tegas pelaku yang kini menyesal menghabisi keluarga teman karibnya yang dikenal sejak bekerja di Hotel Merdeka Madiun.
"Saya menyesal telah membunuh mereka, karena mereka adalah teman karib saat bekerja di Hotel Merdeka. Saya sudah mengangggap mereka saudara saya sendiri," ujar pria yang memiliki tato di tangan dan kaki.
Sementara pihak kepolisian mengaku penyidikan kasus pembunuhan berantai ini masih belum final, karena masih menunggu hasil otopsi dari Polda Jatim.
"Kita masih menunggu hasil otopsi, mudah-mudahan bisa segera kelar. Namun tersangka telah mengakui membunuh para korbannya dengan minuman yang dicampur racun ikan potassium," kata Kapolres Madiun AKBP Yusuf.
(fat/fat)
Sekeluarga di Madiun Dibunuh karena Pelaku Kesal Ditagih Korban
Arvin Dwi Pranoto - detikSurabaya
Foto: Arvin Dwi Pranoto
"Saya membunuh setelah kesal uang untuk biaya penggandaan uang ditagih terus Aan dan isterinya. Jumlah kerugiannya sekitar Rp 5,4 juta. Saya merencanakan pembunuhan hanya beberapa jam sebelum Aan dan keluarganya berangkat ke Malang. Saya memberi mereka minuman botol yang telah bercampur racun ikan. Tapi ternyata hanya Retno yang meminumnya," kata Agus Basuki kepada wartawan di Satreskrim Polres Madiun, Kamis (17/1/2013).
Karena mengetahui hanya Retno Sugiarti yang meminum racun, pelaku warga Jalan Sitinggil Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun menjemput Muhammad Giantoro dan Tania di Nganjuk.
"Saya panik saat tahu hanya Retno yang minum. Karena itu saya jemput Aan dan anaknya di Nganjuk pakai motor untuk saya ajak menenangkan diri. Setelah turun dari taksi, kemudian saya ajak ke tengah hutan dan saya berikan minuman beracun lagi. Saya yakinkan kalau minuman itu merupakan bagian dari ritual dalam penggandaan uang. Aan sempat saya suruh semedi di atas batu," tegas pelaku yang kini menyesal menghabisi keluarga teman karibnya yang dikenal sejak bekerja di Hotel Merdeka Madiun.
"Saya menyesal telah membunuh mereka, karena mereka adalah teman karib saat bekerja di Hotel Merdeka. Saya sudah mengangggap mereka saudara saya sendiri," ujar pria yang memiliki tato di tangan dan kaki.
Sementara pihak kepolisian mengaku penyidikan kasus pembunuhan berantai ini masih belum final, karena masih menunggu hasil otopsi dari Polda Jatim.
"Kita masih menunggu hasil otopsi, mudah-mudahan bisa segera kelar. Namun tersangka telah mengakui membunuh para korbannya dengan minuman yang dicampur racun ikan potassium," kata Kapolres Madiun AKBP Yusuf.
(fat/fat)
Baca Juga:
- Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Mengambang di Sungai Porong
- Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Lubang Galian Pipa Gas
- Belum Sempat Lampiaskan Hasrat, Seorang PNS Tewas di Lokalisasi
- Pelaku Penggandaan Uang Nekat Membunuh Lantaran Ditagih Terus
- Modus Pembunuh Wanita Hamil dan Pria di Hutan Jati Penggandaan Uang
- Terjatuh dari Pohon Kelapa, Sujari Meregang Nyawa
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Rabu, 19/06/2013 16:59 WIB
Peretas Situs Presiden SBY Divonis 6 Bulan Penjara - Rabu, 19/06/2013 12:42 WIB
Resmi Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, Rumah Keluarga Zainul Tertutup - Selasa, 18/06/2013 15:43 WIB
Cekcok dengan Istri, Juragan Sandal Nekat Bakar Diri - Selasa, 18/06/2013 17:15 WIB
Karnaval Bonek Meriahkan Ultah ke 86 Persebaya
Komentar Terpopuler
- Senin, 17/06/2013 20:46 WIB
Solidaritas Wartawan Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf - Jumat, 14/06/2013 17:50 WIB
Heboh! Ada Wajah Monyet di Semangka Ini - Jumat, 14/06/2013 20:09 WIB
Bidik Pemilih Muda di Pilgub Jatim, PDIP Luncurkan Baliho Gaul - Jumat, 14/06/2013 11:22 WIB
Tersangka Pabrik Sabu Rumahan 'Gigit' Oknum Polisi Sidoarjo
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message