Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Kamis, 17/01/2013 11:29 WIB

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ingin Mengatur Pemberian Nama Anak Warga

Zainal Effendi - detikSurabaya



Baktiono/dok pribadi
Surabaya - Anggota DPRD Surabaya sungguh keblinger. Untuk urusan pemberian nama anak yang itu hak masing-masing orangtua saja, ingin cawe-cawe dengan melontarkan gagasan yang mengundang kontroversi.

Pemberian nama anak dengan dalih agar anak tersebut nantinya mempunyai identitas sebagai warga asli Surabaya pun dilontarkan, walah akhirnya tak laku.

Ketua Komisi D Baktiono, yang selama ini gembar-gembor tentang gagasan itu menolak jika rancangan yang dirintisnya dikatakan sebagai pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM).

"Itu baru berdasarkan inisiatif dan gagasan atau usulan yang saya lontarkan 2011," kata Baktiono saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (16/1/2013).

Politisi PDIP ini mengungkapkan gagasan yang diusulkan bertujuan agar orang Surabaya nantinya mudah dikenali dari nama yang mempunyai identitas kota.

"Tapi bebas terserah dari orangtua memberikan nama anaknya siapa asal ada identitas wilayah atau nama tokoh maupun pejuang Surabaya didalamnya sehingga mudah dikenali kalau itu orang Surabaya," ungkap Baktiono.

Pria berkacamata yang saat ini menjabat sebagai bendahara PDIP Surabaya ini mengatakan jika gagasannya tidak memandang kasta serta status sosial.

"Kan tidak memandang sosial dan kasta, tak ada diskriminasi. Yang penting poinnya agar budaya bangsa bisa teridentifikasi termasuk budaya daerah, karena di Surabaya tidak ada marga yang ada kasta contoh raden mas, raden ajeng semua itu gelar kasta. Misalnya, nama tokoh atau pejuang yang berasal dari Surabaya yang bisa dimasukkan ke dalam nama anak," ujarnya.

Ditanya lebih lanjut, apakah tetap akan melanjutkan gagasannya agar bisa naik menjadi Raperda? Baktiono mengaku pasrah dan tergantung dari anggota dewan lainnya.

Diakuinya jika asimilasi gagasannya dijadikan sebuah Raperda akan sulit. "Kan baru gagasan. Kalau disetujui ya bisa naik. Tapi ini kan bagus sehingga orang Surabaya mempunyai identitas khas seperti Nyoman itu kan nama orang Bali tapi itu kan kasta, kalau gagasan saya kan tidak memandang status sosial maupun kasta," tandasnya.


(ze/gik)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com