Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 14/01/2013 12:20 WIB

Mahasiswa Tuntut Kajari Kota Malang Mundur dari Jabatannya

M. Aminuddin - detikSurabaya



Foto: M Aminudin
Malang - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang dilempari telur dan tomat saat akan menemui para pendemo yang menggelar aksi di depan kantornya, Senin (14/1/2013).

Insiden berawal dari para pendemo mendesak Kepala Kejaksaan Kota Malang Wenny Gustiati keluar menemui mereka. Melihat rombongan petugas kejaksaan keluar, pendemo langsung melemparkan tomat dan telur yang disiapkan ke arah mereka. "Lempar, lempar," teriak pendemo.

Lemparan itu mengenai seluruh petugas yang keluar dari gedung. Aparat keamanan memasang pagar betis langsung memukul mundur pendemo. Bentrok tak terhindarkan antara pendemo dan petugas keamanan. Aparat keamanan pun membubarkan para pendemo dari halaman kejaksaan.

Dari pantauan detiksurabaya.com, sejumlah pendemo menjadi sasaran kekerasan. Pihak yang sama dialami oleh aparat keamanan. Tindakan refresif petugas tidak membuat jera para pendemo, mereka terus memaksa masuk ke dalam halaman kejaksaan untuk menyuarakan tuntutan mereka.

"Kami ingin masuk, kajari harus temui kita," teriak pendemo.

Aparat keamanan kemudian memberikan kesempatan pada pendemo untuk masuk ke lokasi demo awal.

"Kita menuntut tuntas semua kasus korupsi yang ditangani Kejari Malang," ujar koordinator aksi Wawan Eka disela aksi.

Dalam pernyataan sikapnya, pendemo meminta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang mundur dari jabatannya, karena dipandang tidak profesional dalam menangani seluruh kasus korupsi.

"Hapus mafia hukum atau mafia hukum," tandas Eka.

Sementara Kajari Kota Malang Wenny Gustiati menyayangkan insiden yang dialaminya. Padahal, dirinya saat itu berniat menemui pendemo. "Ini penghinaan, saya sudah mau temui mereka," sesal Wenny.

Wenny mengaku, sebelumnya sudah menemui pendemo untuk mendengarkan tuntutannya. "Saya sudah keluar temui mereka tadi. Karena diminta lagi saya turuti, ternyata dilempari telur dan tomat," kata Wenny seraya menunjukkan bagian di tubuhnya terlempar telur.

Ditanya apakah akan melaporkan sikap mahasiswa kepada aparat penegak hukum?. Wenny belum dapat memastikannya. "Sementara belum, meski ini pelecehan terhadap kami," ucap wanita berjilbab ini.

Kepada wartawan, Wenny menuturkan, dalam semua proses penyelidikan sudah berjalan secara profesional. Dirinya juga memastikan praktek mafia hukum tidak terjadi di lingkungan kerjanya. Hingga pukul 12.00 WIB, pendemo terus melanjutkan aksinya.

(fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com