Berita Lain
-
Minggu, 19/05/2013 14:08 WIB
KarSa Daftar Pilgub Jatim Naik Kereta Kelinci
-
Sabtu, 18/05/2013 17:35 WIB
Rumah Joglo Berusia 180 Tahun Curi Perhatian Wisatawan Asing
-
Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi
-
Sabtu, 18/05/2013 13:44 WIB
Polisi Belum Tentukan Langkah Hukum Pemenggal Kepala Ibu Kandung
-
Sabtu, 18/05/2013 12:25 WIB
Pilgub Jatim, Naik Reog Pasangan Bambang DH-Said Daftar ke KPU
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
SBY Berbaur dengan Wisatawan di Kawasan Gunung Bromo
Posted : aidiralazuardiGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 3,253.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 117,414.000
Rabu, 09/01/2013 19:41 WIB
Surabaya -
Mutasi massal guru SMA Negeri di Kota Surabaya mendapat perlawanan pelajar, walimurid serta guru. DPRD Surabaya meminta Walikota Tri Rismaharini membatalkan karena dinilai ada pelanggaran.
Gelombang mutasi lebih 1.100 guru tersebut dinilai melanggar Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2012. Pasalnya, surat keputusan (SK) mutasi tersebut ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya Aston Tambunan.
Di dalam data petikan keputusan yang didapat menyebutkan Kepala Dinas Ikhsan tidak tanda tangan. Komisi D DPRD Surabaya pun mendesak agar SK mutasi tersebut dibatalkan dan para guru dikembalikan ke sekolah asalnya.
Selain anggota dewan tidak terima, para wali murid juga tidak menginginkan mutasi guru dilaksanakan pada saat tengah semester atau mendekati ujian nasional.
Hal itu terungkap pada saat puluhan guru, wali murid dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta beberapa kepala sekolah menggelar dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (9/1/2013).
"Saya selaku orang tua murid merasa keberatan (mutasi guru), karena saat ini anak-anak khususnya kelas 3 sedang mempersiapkan ujian nasional. Para siswa ini juga perlu pelajaran tambahan supaya mereka bisa lulus dengan baik," kata Labih Basar, salah seorang wali murid sekolah.
Labih menerangkan, bagi siswa kelas 3 SMA, kepala sekolah dan wali kelas melakukan pendataan nilai murid yang layak untuk masuk ke perguruan tinggi melalui jalur undangan.
"Kalau walikelasnya dipindah, jelas yang akan merugikan murid yang di data. Selain itu, guru yang dimutasi akan terputus ikatan antara murid dan guru," katanya. Dan dari keluhan murid yang dihimpunnya, guru pengganti juga belum tentu cocok dengan murid, harus adaptasi lagi.
"Jika guru yang baru masuk itu tidak senang dengan mutasinya, dia bisa mengajar tidak baik, sehingga yang dikorbankan muridnya lagi," terangnya.
Labih yang pernah meraih penghargaan Rekor Muri sebagai pengirim surat pembaca di media massa terbanyak pada 2002 dan 2004 ini menegaskan, walimurid tidak setuju adanya mutasi ini. "Kalau memang mutasi ini dilakukan, ya seharusnya menunggu ajaran baru. Karena saya mementingkan para murid. Bikinlah guru senang bekerja dan mereka akan efektif, sehingga tidak merugikan murid," tegasnya.
Dalam hearing tersebut, ada seorang guru dari SMA Negeri 19 sependapat dengan yang disampaikan walimurid. Guru tersebut menambahkan, dirinya tidak terima jika mutasi itu dilakukan. Pasalnya, saat pengangkatan, menerima SK dari walikota. "Tapi kenapa sekarang kami dipindah dengan SK Kepala Dinas Pendidikan dengan tanda tangan sekretaris Dinas Pendidikan," ujarnya.
Dinas Pendidikan pun bersikukuh, mutasi tersebut tidak melanggar aturan. Namun, anggota Komisi D Masduki Toha membuka buku tentang Peraturan Daerah No 16 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan pendidikan. Bahwa bagian Ketiga Perda tersebut, mengenai pengangkatan, penempatan, pemindahan dan pemberhentian dijelaskan di Pasal 76, 77, 78.
"Pengangkatan, penempatan, pemindahan dan pemberhentian pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan Walikota. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan hanya sebagai pelaksana," terang Masduki.
Dari hasil hearing tersebut, Ketua Komisi D Baktiono menegaskan, SK Mutasi tertanggal 7 Januari 2013 bertentangan dengan Perda No 16 Tahun 2012 pasal 76, 77, 78. "Maka harus dibatalkan dan guru dikembalikan mengajar ke asalnya lagi," tegas Baktiono.
Politisi dari PDIP ini mengatakan, mutasi harus dilakukan kajian dan berdasarkan konsep sekolah kawasan yaitu sekolah dekat rumah siswa dan guru dekat mengajar di sekolah tersebut, serta berdasarkan kebutuhan dari sekolah. Misalnya sekolah kekurangan atau kelebihan guru dipndah sesuai dengan kebutuhan.
"Tidak ada diskriminasi. Tidak boleh ada unsur like dan dislike dan mutasi tidak di tengah-tengah semester. Kecuali berdasarkan kebutuhan mendesak karena ada guru yang pensiun. Dan yang terpenting TPP (tunjunagan profesi pendidik) tidak boleh dikurangi akibat dari mutasi. Jangan sampai mutasi di dunia pendidikan yang bergejolak dan berdampak negatif pada prose pembelajaran," jelasnya.
(roi/gik)
Dinilai Ada Pelanggaran, Walikota Surabaya Diminta Batalkan Mutasi Guru
Rois Jajeli - detikSurabaya
Gelombang mutasi lebih 1.100 guru tersebut dinilai melanggar Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2012. Pasalnya, surat keputusan (SK) mutasi tersebut ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya Aston Tambunan.
Di dalam data petikan keputusan yang didapat menyebutkan Kepala Dinas Ikhsan tidak tanda tangan. Komisi D DPRD Surabaya pun mendesak agar SK mutasi tersebut dibatalkan dan para guru dikembalikan ke sekolah asalnya.
Selain anggota dewan tidak terima, para wali murid juga tidak menginginkan mutasi guru dilaksanakan pada saat tengah semester atau mendekati ujian nasional.
Hal itu terungkap pada saat puluhan guru, wali murid dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta beberapa kepala sekolah menggelar dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Surabaya, Rabu (9/1/2013).
"Saya selaku orang tua murid merasa keberatan (mutasi guru), karena saat ini anak-anak khususnya kelas 3 sedang mempersiapkan ujian nasional. Para siswa ini juga perlu pelajaran tambahan supaya mereka bisa lulus dengan baik," kata Labih Basar, salah seorang wali murid sekolah.
Labih menerangkan, bagi siswa kelas 3 SMA, kepala sekolah dan wali kelas melakukan pendataan nilai murid yang layak untuk masuk ke perguruan tinggi melalui jalur undangan.
"Kalau walikelasnya dipindah, jelas yang akan merugikan murid yang di data. Selain itu, guru yang dimutasi akan terputus ikatan antara murid dan guru," katanya. Dan dari keluhan murid yang dihimpunnya, guru pengganti juga belum tentu cocok dengan murid, harus adaptasi lagi.
"Jika guru yang baru masuk itu tidak senang dengan mutasinya, dia bisa mengajar tidak baik, sehingga yang dikorbankan muridnya lagi," terangnya.
Labih yang pernah meraih penghargaan Rekor Muri sebagai pengirim surat pembaca di media massa terbanyak pada 2002 dan 2004 ini menegaskan, walimurid tidak setuju adanya mutasi ini. "Kalau memang mutasi ini dilakukan, ya seharusnya menunggu ajaran baru. Karena saya mementingkan para murid. Bikinlah guru senang bekerja dan mereka akan efektif, sehingga tidak merugikan murid," tegasnya.
Dalam hearing tersebut, ada seorang guru dari SMA Negeri 19 sependapat dengan yang disampaikan walimurid. Guru tersebut menambahkan, dirinya tidak terima jika mutasi itu dilakukan. Pasalnya, saat pengangkatan, menerima SK dari walikota. "Tapi kenapa sekarang kami dipindah dengan SK Kepala Dinas Pendidikan dengan tanda tangan sekretaris Dinas Pendidikan," ujarnya.
Dinas Pendidikan pun bersikukuh, mutasi tersebut tidak melanggar aturan. Namun, anggota Komisi D Masduki Toha membuka buku tentang Peraturan Daerah No 16 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan pendidikan. Bahwa bagian Ketiga Perda tersebut, mengenai pengangkatan, penempatan, pemindahan dan pemberhentian dijelaskan di Pasal 76, 77, 78.
"Pengangkatan, penempatan, pemindahan dan pemberhentian pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan Walikota. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan hanya sebagai pelaksana," terang Masduki.
Dari hasil hearing tersebut, Ketua Komisi D Baktiono menegaskan, SK Mutasi tertanggal 7 Januari 2013 bertentangan dengan Perda No 16 Tahun 2012 pasal 76, 77, 78. "Maka harus dibatalkan dan guru dikembalikan mengajar ke asalnya lagi," tegas Baktiono.
Politisi dari PDIP ini mengatakan, mutasi harus dilakukan kajian dan berdasarkan konsep sekolah kawasan yaitu sekolah dekat rumah siswa dan guru dekat mengajar di sekolah tersebut, serta berdasarkan kebutuhan dari sekolah. Misalnya sekolah kekurangan atau kelebihan guru dipndah sesuai dengan kebutuhan.
"Tidak ada diskriminasi. Tidak boleh ada unsur like dan dislike dan mutasi tidak di tengah-tengah semester. Kecuali berdasarkan kebutuhan mendesak karena ada guru yang pensiun. Dan yang terpenting TPP (tunjunagan profesi pendidik) tidak boleh dikurangi akibat dari mutasi. Jangan sampai mutasi di dunia pendidikan yang bergejolak dan berdampak negatif pada prose pembelajaran," jelasnya.
(roi/gik)
Baca Juga:
- Mogok Belajar Pelajar SMAN 1 Surabaya Menolak Guru Dimutasi Disesalkan
- Mutasi Lebih 1.100 Guru SMA di Surabaya Jelang Unas adalah Putaran Pertama
- Pelajar SMAN 1 Surabaya Tolak Guru Dimutasi, Kadiknas: Ah, Nggak Mungkin
- Pelajar SMAN 1 Surabaya Mogok Belajar, Tuntut Walikota Batalkan Mutasi Guru
- Wakapolda Jatim Dimutasi Jadi Kapolda Banten
- Gerbong Mutasi Pamen dan Kapolres di Polda Jatim Bergulir
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Kamis, 16/05/2013 12:50 WIB
Seorang Sopir Gagahi Pacar Lantaran Cinta Tak Direstui - Kamis, 16/05/2013 14:17 WIB
Briptu Rani Menghilang, Kapolres Mojokerto Dipanggil Kapolda Jatim - Rabu, 15/05/2013 13:12 WIB
Briptu Rani Menghilang
Polisi Cantik itu Didampingi Ibunya Datangi Mabes Polri - Rabu, 15/05/2013 19:22 WIB
Dugaan Briptu Rani Menghilang karena Foto Syur Tersebar Dimentahkan
Komentar Terpopuler
- Rabu, 15/05/2013 12:13 WIB
Diduga Polisi Cantik Itu Terpukul Akibat Foto Syurnya Beredar - Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Rabu, 15/05/2013 18:24 WIB
Kapolres Mojokerto Tak Gentar Atas Pelaporan Briptu Rani ke Mabes Polri
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Recommended Reading


Sending your message