Detik.com News
Detik.com
Minggu, 30/12/2012 18:49 WIB

Bayi Mungil Laki-laki Ditemukan di Bawah Pohon

Purwo S - detikNews
Pacitan - Seorang bayi laki-laki ditemukan ditemukan tergeletak di Desa Sukodono, Donorojo, Pacitan, Minggu (30/12/2012) petang. Saat ditemukan, orok mungil itu terbungkus plastik warna putih dan berada di bawah pohon. Tentu saja, temuan tersebut membuat warga sekitar heboh.

"Saat ini (bayi) diasuh istri saya," kata Sukarni, karyawan Kecamatan Donorojo saat berbincang dengan detiksurabaya.com.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu kali pertama diketahui Surip alias Suparni (40) dan Misiyem (30) warga desa setempat. Kala itu, dua perempuan tersebut sedang berjalan melintasi jalan yang menghubungkan Desa Sukodono-Kalak.

Saat melintas, tiba-tiba saja keduanya mendengar tangisan bayi. Saksi yang baru menggarap ladang di kawasan hutan bingung dan berusaha mencari asal suara itu.

Setelah mengelilingi lokasi, sumber suara pun berhasil ditemukan asalnya. Mereka pun kaget lantaran mengetahui ada bayi yang masih merah di dalam pembungkus tersebut.

Mereka akhirnya melaporkan penemuan bayi itu kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke polsek setempat. Polisi pun lantas mendatangi tempat kejadian perkara dan membawa bayi laki-laki itu ke bidan desa setempat.

"Kondisinya baik. Diduga baru lahir dua jam sebelum ditemukan. Ari-arinya sudah terlepas," lanjut AKP Moh Samsul.

Kapolsek Donorojo itu menerangkan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Kedua saksi masih dimintai dimintai keterangan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%