Jumat, 21/12/2012 13:41 WIB

Polisi Sisir 18 Gereja di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Lamongan - Menjelang Natal, Polres Lamongan menyisir 18 gereja di wilayahnya. Selain menyisir gereja dengan metal detector, petugas juga menerjunkan anjing pelacak atau K9.

Penyisiran dilakukan polisi di Gereja GPPS Jalan Kinameng dan selanjutnya ke gereja lainnua. Penyisiran dilakukan di lokasi mencurigakan seperti di bawah kolong meja, lokasi misa dan juga di lorong-lorong gereja.

Kasat Samapta Polres Lamongan, AKP Suyanto mengatakan, penyisiran gereja ini dilakukan untuk mengantisipasi segala sesuatu yang tidak diinginkan dan memberi rasa aman. Dalam penyisiran ini, kata Suyanto, polisi tidak menemukan barang mencurigakan.

"Kami tidak menemukan sama sekali barang-barang yang mencurigakan," kata Suyanto kepada wartawan, Jumat (21/12/2012).

Petugas juga memberi imbauan kepada pengurus gereja untuk waspada dan segera memberitahukan ke polisi jika ada sesuatu yang mencurigakan.

"Penyisiran ini kami lakukan sebagai bagian dari operasi lilin 2012," jelas Suyanto.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%