detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:16 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 24/11/2012 22:17 WIB

Masuk Bursa Calon Gubernur Jatim, Gus Ipul Sudah Izin Pakde Karwo

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Gus Ipul bersama panitia futsal/ist
Surabaya - Duet Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) jilid 2 bisa saja berantakan di tengah jalan. Sebab Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Jatim dinilai layak maju sebagai calon gubernur.

Dan diam-diam, Gus Ipul juga sudah meminta izin ke Pakde Karwo mengenai banyaknya dukungan yang menginginkan dirinya tidak maju untuk calon wakil gubernur.

Nama Gus Ipul memang disebut PKB untuk direkomendasikan sebagai Calon gubernur bersama Khofifah Indar Parawansa. Dalam waktu dekat PKB akan memutuskan satu nama kader NU yang akan diusung.

"Ya saya terima kasih diberi kehormatan, untuk disebut -sebut namanya dalam lingkaran PKB," kata Gus Ipul kepada detiksurabaya.com usai menutup Futsal Competition 2012 Piala Gus Ipul di Mangga Dua, Surabaya, Sabtu (24/11/2012).

Gus Ipul tidak mempersoalkan rekomendasi PKB tersebut. Sebaliknya, ia menilai apa yang telah dilakukan PKB harus diapresiasi sebagai bentuk kemajuan demokrasi.

"Saya mengapresiasi, ini satu perkembangan politik. Menurut saya, ini wajar dan sehat dalam berdemokrasi menjelang pilgub. Saya akan ikuti dan saya akan cermati," ujarnya.

Ketika ditanya lebih lanjut, apakah dirinya sudah siap berpisah dan melawan Pakde Karwo, setelah melihat dukungan dari PKB maupun pengurus NU agar memiliki gubernur dari kader NU. Gus Ipul akan mempertimbangkannya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gik/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%