detikcom
Sabtu, 24/11/2012 15:19 WIB

Kapolres Malang Selidiki Kapolsek Sukorejo Terlibat Laka di Malang

M. Aminuddin - detikNews
Halaman 1 dari 2
File: detiksurabaya.com
Malang - Dugaan Kapolsek Sukorejo AKP Firman mengonsumsi minuman keras sebelum terlibat kecelakaan di perempatan Dieng, Kota Malang, Sabtu (24/11/2012) pagi, sedang diselidiki.

"Nanti tunggu hasil pemeriksaan propam," tegas Kapolres Malang Kota AKBP Teddi Minahasa Putra saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di ujung teleponnya, Sabtu siang.

Teddi tak memungkiri adanya indikasi kuat perwira di jajaran Polres Pasuruan itu dalam kondisi mabuk bersama sopirnya saat mengemudikan Toyota Avanza N 793 X warna hitam.

Kendaraan itu dalam kondisi ringsek setelah menabrak pengendara motor Honda Beat N 4523 JS dikendarai Lailatul Rabiah (26), warga Dusun Krajan Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.

"Ada indikasi bersangkutan konsumsi miras, sesuai laporan saya yang terima," jelas Teddi.

Meski begitu, lanjut Teddi, pihaknya belum memahami dalam rangka apa Kapolsek Sukorejo bersama sopir masuk di wilayah hukum Polres Malang Kota, hingga akan perjalanan pulang pagi hari.

"Dalam kondisi mabuk lagi," tanya Teddi.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%