detikcom
Jumat, 23/11/2012 21:50 WIB

Calon Gubernur Jatim, PKB: Khofifah atau Gus Ipul

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Nama Khofifah Indar Parawansa meroket. Ketua PP Muslimat NU ini menjadi rebutan partai politik untuk dicalonkan sebagai Gubernur Jawa Timur mendatang. Setelah PDIP, giliran PKB yang mengincarnya.

Namun, PKB selain membidik Khofifah juga menyebut nama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Padahal, Soekarwo juga beberapa kali ingin melanjutkan kepemimpinannya bersama Gus Ipul. Gus Ipul sendiri nampaknya juga masih belum terus terang, apakah ingin maju menjadi gubernur atau cuma menjadi wakil mendampingi Soekarwo.

Sikap politik mengambang itulah yang kemungkinan besar dimanfaatkan PKB. Sebab bila PKB memutuskan Saifullah Yusuf sebagai calon gubernur tentu posisinya tak lagi sebagai ban serep.

Sebelumnya ada tiga nama yang masuk bursa di PKB. Namun diperjalanan, Ketua DPW PKB Jatim Halim Iskandar mengundurkan diri.

"Dua nama itu hasil dari rapat terbatas yang digelar malam ini," kata Sekretaris DPW PKB Jatim Thoriqul Haq saat bincang-bincang dengan detiksurabaya.com melalui telepon, Jumat (23/11/2012) malam.

Menurut Thoriqul Haq dua nama itu yang akan direkomendasikan ke DPP untuk dipilih satu nama resmi yang akan diduetkan dengan partai koalisi.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(roi/gik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%