detikcom
Selasa, 20/11/2012 19:19 WIB

Dirut PDAM Kabupaten Malang Diduga Korupsi

Muhammad Aminudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Malang - Direktur Utama PDAM Kabupaten Malang Adro'i diduga melakukan korupsi. Korupsi dilakukan dengan menggunakan kwintasi pembayaran lembaganya senilai Rp 450 juta.

Dana itu sedianya akan digunakan membangun fasum air bersih di Perumahan Saptoraya Regency di Kecamatan Pakis. Kasus ini terbongkar setelah salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengadu ke Bupati Malang Rendra Kresna.

"Berdasarkan temuan kami, patut diduga pengerjaan pembenahan fasum air bersih di perumahan Saptoraya Regency yang dikerjakan Adroi selaku Dirut PDAM menjurus pada tindak korupsi. Sebab, uang hasil pengerjaan itu tidak masuk ke dalam kas PDAM. Padahal selama proses pembayaran menggunakan kwitansi PDAM," ujar seorang sumber yang enggan disebut namanya ini, Selasa (20/11/2012).

Masih menurut sumber di LSM yang mengadukan perkara ini ke Rendra, Adro'i juga menggunakan stempel resmi milik lembaga yang dipimpinnya saat pembayara dilakukan.

"Tapi setelah dicek, semua uang pembayaran itu tidak masuk ke dalam kas PDAM," terang sumber tersebut.

Pihak LSM itu berharap Rendra segera menindaklanjuti temuan ini, termasuk inspektorat, DPRD, serta badan pengawas PDAM Kabupaten Malang.

"Harapan kami bisa disikapi bupati secepatnya," tegasnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iwd/iwd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%