detikcom
Minggu, 18/11/2012 19:23 WIB

Besok, Surabaya Dikepung Ribuan Buruh Tuntut UMK Rp 2,2 Juta

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Ribuan buruh dari berbagai kota di Jawa Timur akan mengepung Kota Surabaya. Mereka akan melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung negara Grahadi dan Kantor Gubernur.

Mereka menuntut upah minimum kabupaten/kota (UMK) disahkan gubernur sebesar rp 2,2 juta untuk daerah ring I.

"Rencananya besok jam 10.00 wib. Sasarannya di Grahadi dan Kantor Gubernur," ujar Sekjen Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Jawa Timur Jamaludin, Minggu (18/11/2012).

Ia mengatakan, jumlah massa diperkirakan mencapai ribuan orang. Massa tersebut berasal dari kawasan industri di Surabaya, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo dan Pasuruan. Bahkan, mereka akan melakukan sweeping ke sentra industri di wilayah tersebut, mulai sekitar pukul 08.00 wib.

"Kita akan menjemput pekerja untuk turut aksi bersama kita," tuturnya.

Setelah mendapatkan massa, buruh yang berasal dari Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo akan berkumpul di Bundaran Waru. Kemudian bergerak menuju ke Grahadi. Sedangkan yang dari Surabaya dan Gresik, setelah mensweeping buruh di kawasan industri tersebut, akan bergerak menuju ke kantor gubernur.

"Kita sudah bertemu dengan Kadisnaker Jatim dan Pak Edy (Asisten II Sekdaprov Jatim). Kita dimintai besok supaya tidak demo. Tapi kita tetap unjuk rasa menuntut gubernur mengesahkan UMK Rp 2,2 juta untuk daerah ring I," ujarnya.

Jamaludin menambahkan, besok bertepatan dengan batas akhir persetujuan dari gubernur mengenai usulan UMK dari kabupaten dan kota. Bahkan pada rapat besok, akan dihadiri kepala daerah bupati dan walikota se Jawa Timur.

"Besok kita dijanjikan akan diterima dengan Pak Gubernur. Kalau usulan kami tidak dipenuhi, kami tetap melakukan demo. Kami tidak mau, kalau hanya ditemui tapi tidak ada solusinya," jelasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%