detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 17/11/2012 20:25 WIB

Parade Gandrung Massal Hipnotis Ribuan Warga dan Wisatawan Banyuwangi

Irul Hamdani - detikNews
Foto : Irul Hamdani
Banyuwangi - Parade Gandrung Sewu (Seribu) di pantai Boom, Banyuwangi seolah menjadi magnet bagi ribuan wisatawan dan warga Banyuwangi. Mereka tumplek blek memadati lokasi untuk menyaksikan parade Gandrung massal pertama di bumi Blambangan itu.

Acara diawali dengan kesenian Kuda Lumping Buto. Dan dilanjutkan dengan aksi teatrikal yang mengisahkan sejarah asal muasal tarian Gandrung. Penampilan Gandrung Sewu menjadi acara pamungkas. Sebanyak 1.044 penari Gandrung yang rata-rata pelajar putri SMP dan SMA menari secara massal. Para penari benar-benar menghibur dan menghipnotis yang menontonnya.

"Animo warga luar biasa, saya puas. Kekurangan yang ada akan diperbaiki di acara tahun depan," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada detiksurabaya.com seusai acara, Sabtu (17/11/2012).

Sementara itu, acara yang mengundang ribuan orang tersebut membuat arus lalin macet. Ekor kemacetan sekitar 4 km. Jalur masuk dan keluar ke pantai Boom penuh sesak kendaraan roda dua dan empat yang berebut jalan. Bahkan iring-iringan rombongan Bupati Banyuwangi terjebak kemacetan parah saat menuju dan pulang dari menghadiri acara.

Bupati Anas beserta istri terpaksa turun mobil dan berjalan kaki menuju Pendapa Blambangan, rumah dinas Bupati.

"Macet total ya? Saya tadi jalan kaki waktu pulang," pungkas Azwar.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(iwd/iwd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%