Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 27/10/2012 10:20 WIB

Video Porno Arek Ngoro Goncang Mojokerto

Tamam Mubarrok - detikNews
Mojokerto - Sepekan terakhir ini, warga Mojokerto dihebohkan dengan beredarnya video porno yang diperankan sepasang kekasih. Video berdurasi 6,4 menit itu diduga diperankan oleh warga Kecamatan Ngoro. Diduga adegan itu direkam di sebuah vila.

Video berformat 3gp itu diperankan dua remaja ini menyebar antar ponsel di Mojokerto.

Dalam rekaman itu, wajah kedua pasangan ini sangat tampak jelas. Wajahnya dengan mudah dikenali oleh warga Ngoro. Adegan mesum ini, tampak sengaja direkam secara bergantian oleh keduanya.

Ciri-ciri pemeran wanita dalam video berjudul Lisa Vs Ali ini, tubuhnya berkulit putih, rambut tak terlalu panjang dan lurus. Selain itu, saat berhubungan intim, wanita ini masih mengenakan baju bermotif garis hitam putih.

Untuk pemeran laki-laki, wajahnya sangat jelas terekam. Lengan kanannya terdapat gambar tato berwarna hijau. Kondisi pria ini saat berhubungan, tak memakai sehelai benang apapun. Keduanya tampak menikmati adegan ini saat sorot kamera merekamnya.

"Ini saya dapat dari teman saya kok. Banyak yang mengenali mereka, sebab masih pacar dan tetangganya sendiri. Videonya ini sudah nyebar seminggu lalu," katanya pemuda yang tak mau namanya ditulis ini, Sabtu (27/10/2012).

Polisi saat ini sudah mendapatkan file video ini. Saat ini polisi masih melacak keberadaan kedua pemeran ini dan penyebarnya. "Kita sudah pegang filenya. Pemeran dan penyebar akan kita cari," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP I Gede Suartika saat dihubungi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%