Berita Lain
-
Senin, 20/05/2013 12:13 WIB
Pendaki asal Jakarta Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Arjuna
-
Senin, 20/05/2013 11:25 WIB
PNS Pembuat Akta Kelahiran Palsu Dibekuk
-
Senin, 20/05/2013 09:00 WIB
Minibus Terjang Warung dan Rumah di Pacitan
-
Minggu, 19/05/2013 13:41 WIB
Ujian Tulis SIM Polres Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI
-
Minggu, 19/05/2013 13:13 WIB
Bapak Satu Anak Meregang Nyawa Saat Perbaiki Pompa Air
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,877.000 -
Rp 3,253.000
Senin, 15/10/2012 18:50 WIB
Surabaya -
Situs bersejarah kembali ditemukan di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Situs yang dikategorikan sebagai struktur ruang tanpa atap ini berdiri di tanah seluas 23x200 meter milik warga setempat.
Lahan yang semestinya digunakan warga sebagai kebun tanaman bambu kini sedang dilakukan peninjauan situs. Tanah dikeruk dengan ukuran 32x25x5 meter.
"Situs ini masih kami coba kategorikan kepada bentuk struktur atau suatu ruang binaan manusia untuk memenuhi kebutuhan ruang tanpa atap. Tinggi atau ketebalan situs ini sekitar 5 meter," kata Ahmad Hariri, Minggu (15/10/2012).
Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto ini menjelaskan, pihaknya masih melakukan peninjauan awal. Yakni, peninjauan struktur yang menemukan bahwa situs ini masih diindikasikan bangunan ruang tanpa atap.
"Temuan ini masih merujuk ke struktur ruang tanpa atap. Sebab, kami belum menemukan adanya genting atau atap semacamnya," terang dia.
Namun, pada saat dia melakukan pengukuran pada batu bata utuh, temuan bata di Situs Terung menunjukkan kemiripan terhadap situs yang berada di Desa Trowulan.
"Dugaan sementara, Situs Terung ini juga berasal dari Kerajaan Majapahit," tambah Ahmad.
Kami, lanjut dia, menemukan semacam tembikar. Fragmen tembikar ini memiliki bahan lempung atau tanah liat yang sangat halus.
"Ada framen tembikar yang halus. Dilihat dari bahannya, dapat diketahui bahwa proses penyaringan bahan lebih terlokalisir sehingga menghasilkan lempung yang sangat halus," jelas Ahmad.
Secara visual, temuan yang kini disebut-sebut warga sebagai Candi Terung ini berbentuk semacam selasar atau serambi/beranda. Lebih mirip, selasar yang ditinggikan.
"Situs ini tersusun atas batu bata merah dengan sisi terpanjang berukuran 10,6 meter, sisi terlebar 5,98 meter dan ketinggian sekitar 0,85 meter," lanjut dia.
Huri, pemilik lahan seluas 23x200 meter ini mengaku tidak keberatan lahan kebun bambunya digunakan untuk peninjauan situs bersejarah. Bahkan, dia bersama warga sekitar mengaku membuka lebar tentang rencana pengkajian lebih lanjut terkait adanya Candi Terung yang kini populer di kalangan warga.
(nrm/bdh)
Warga Krian Temukan Situs Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit
Norma Anggara - detikSurabaya
Lahan yang semestinya digunakan warga sebagai kebun tanaman bambu kini sedang dilakukan peninjauan situs. Tanah dikeruk dengan ukuran 32x25x5 meter.
"Situs ini masih kami coba kategorikan kepada bentuk struktur atau suatu ruang binaan manusia untuk memenuhi kebutuhan ruang tanpa atap. Tinggi atau ketebalan situs ini sekitar 5 meter," kata Ahmad Hariri, Minggu (15/10/2012).
Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto ini menjelaskan, pihaknya masih melakukan peninjauan awal. Yakni, peninjauan struktur yang menemukan bahwa situs ini masih diindikasikan bangunan ruang tanpa atap.
"Temuan ini masih merujuk ke struktur ruang tanpa atap. Sebab, kami belum menemukan adanya genting atau atap semacamnya," terang dia.
Namun, pada saat dia melakukan pengukuran pada batu bata utuh, temuan bata di Situs Terung menunjukkan kemiripan terhadap situs yang berada di Desa Trowulan.
"Dugaan sementara, Situs Terung ini juga berasal dari Kerajaan Majapahit," tambah Ahmad.
Kami, lanjut dia, menemukan semacam tembikar. Fragmen tembikar ini memiliki bahan lempung atau tanah liat yang sangat halus.
"Ada framen tembikar yang halus. Dilihat dari bahannya, dapat diketahui bahwa proses penyaringan bahan lebih terlokalisir sehingga menghasilkan lempung yang sangat halus," jelas Ahmad.
Secara visual, temuan yang kini disebut-sebut warga sebagai Candi Terung ini berbentuk semacam selasar atau serambi/beranda. Lebih mirip, selasar yang ditinggikan.
"Situs ini tersusun atas batu bata merah dengan sisi terpanjang berukuran 10,6 meter, sisi terlebar 5,98 meter dan ketinggian sekitar 0,85 meter," lanjut dia.
Huri, pemilik lahan seluas 23x200 meter ini mengaku tidak keberatan lahan kebun bambunya digunakan untuk peninjauan situs bersejarah. Bahkan, dia bersama warga sekitar mengaku membuka lebar tentang rencana pengkajian lebih lanjut terkait adanya Candi Terung yang kini populer di kalangan warga.
(nrm/bdh)
Baca Juga:
- Sebuah Candi Kuno Peninggalan Majapahit Kembali Ditemukan
- Kanal Air Peninggalan Kerajaan Majapahit Ditemukan
- Berebut Ikan di Kolam Peninggalan Kerajaan Majapahit
- Sumur Tua Diduga Peninggalan Abad 11 Ditemukan di Lamongan
- BP3 Trowulan Desak Pemkab Malang Bangun Museum
- Warga Malang Temukan Pancuran Air Abad 14
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Sabtu, 18/05/2013 14:33 WIB
Rem Blong, Bus Putra Mulya 'Terbang' ke Rumah Warga - Kamis, 16/05/2013 12:50 WIB
Seorang Sopir Gagahi Pacar Lantaran Cinta Tak Direstui - Kamis, 16/05/2013 14:17 WIB
Briptu Rani Menghilang, Kapolres Mojokerto Dipanggil Kapolda Jatim
Komentar Terpopuler
- Rabu, 15/05/2013 12:13 WIB
Diduga Polisi Cantik Itu Terpukul Akibat Foto Syurnya Beredar - Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Rabu, 15/05/2013 18:24 WIB
Kapolres Mojokerto Tak Gentar Atas Pelaporan Briptu Rani ke Mabes Polri
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message