Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 15/10/2012 18:50 WIB

Warga Krian Temukan Situs Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit

Norma Anggara - detikSurabaya



Surabaya - Situs bersejarah kembali ditemukan di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Situs yang dikategorikan sebagai struktur ruang tanpa atap ini berdiri di tanah seluas 23x200 meter milik warga setempat.

Lahan yang semestinya digunakan warga sebagai kebun tanaman bambu kini sedang dilakukan peninjauan situs. Tanah dikeruk dengan ukuran 32x25x5 meter.

"Situs ini masih kami coba kategorikan kepada bentuk struktur atau suatu ruang binaan manusia untuk memenuhi kebutuhan ruang tanpa atap. Tinggi atau ketebalan situs ini sekitar 5 meter," kata Ahmad Hariri, Minggu (15/10/2012).

Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto ini menjelaskan, pihaknya masih melakukan peninjauan awal. Yakni, peninjauan struktur yang menemukan bahwa situs ini masih diindikasikan bangunan ruang tanpa atap.

"Temuan ini masih merujuk ke struktur ruang tanpa atap. Sebab, kami belum menemukan adanya genting atau atap semacamnya," terang dia.

Namun, pada saat dia melakukan pengukuran pada batu bata utuh, temuan bata di Situs Terung menunjukkan kemiripan terhadap situs yang berada di Desa Trowulan.

"Dugaan sementara, Situs Terung ini juga berasal dari Kerajaan Majapahit," tambah Ahmad.

Kami, lanjut dia, menemukan semacam tembikar. Fragmen tembikar ini memiliki bahan lempung atau tanah liat yang sangat halus.

"Ada framen tembikar yang halus. Dilihat dari bahannya, dapat diketahui bahwa proses penyaringan bahan lebih terlokalisir sehingga menghasilkan lempung yang sangat halus," jelas Ahmad.

Secara visual, temuan yang kini disebut-sebut warga sebagai Candi Terung ini berbentuk semacam selasar atau serambi/beranda. Lebih mirip, selasar yang ditinggikan.

"Situs ini tersusun atas batu bata merah dengan sisi terpanjang berukuran 10,6 meter, sisi terlebar 5,98 meter dan ketinggian sekitar 0,85 meter," lanjut dia.

Huri, pemilik lahan seluas 23x200 meter ini mengaku tidak keberatan lahan kebun bambunya digunakan untuk peninjauan situs bersejarah. Bahkan, dia bersama warga sekitar mengaku membuka lebar tentang rencana pengkajian lebih lanjut terkait adanya Candi Terung yang kini populer di kalangan warga.

(nrm/bdh)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com