Detik.com News
Detik.com

Rabu, 10/10/2012 18:34 WIB

Kapal Express Bahari Nekat Berangkat ke Bawean

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Kapal Express Bahari Nekat Berangkat ke Bawean
Gresik - Frustasi tak bisa pulang ke kampung halamannya, ratusan warga Bawean di Gresik ngeluruk Pelabuhan Gresik. Mereka memaksa agar kapal cepat Express Bahari 8C dijalankan untuk mengangkut warga Bawean pulang.

Maklum, mereka sudah tertahan lebih dari seminggu di Gresik karena izin kapal Express Bahari yang telah dibekukan dinas perhubungan (dishub) Gresik.

Di bawah tekanan para penumpang, kapal berkapasitas 347 tempat duduk itu pun akhirnya berangkat pukul 16.00 WIB. Para penumpang tidak peduli meski kapal itu tidak mengantongi izin operasional dari Dishub Gresik.

Kapal yang dioperasikan PT Sakti Inti Makmur (SIM) itu hanya mengantongi izin yang diberikan oleh Kasi Kelaik Lautan Adpel Gresik, R Sadeli. Kapal itu berhasil berangkat juga atas dorongan dari 2 anggota dewan, Akhwan dari fraksi Demokrat dan Muhajir dari fraksi PKB.

"Sudah sepekan lebih warga Bawean tak bisa pulang ke kampungnya. Ini yang kami jadikan alasan agar kapal Express Bahari segera diberangkatkan," ujar Muhajir.

Dikonfirmasi secara terpisah oleh wartawan, Kadishub Gresik Nuruddin, mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab bila terjadi apa-apa dengan kapal Express Bahari. Karena sejak awal kapal cepat itu dibekukan izinnya karena faktor keselamatan yakni bodi kapal yang terbuat dari fiber.

"Dulu pernah pecah lambung. Jadi saya tidak berani menanggung risikonya," ujar Nuruddin.


(iwd/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%