detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 05:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 26/09/2012 09:06 WIB

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Mobil di Tol Waru-Perak

Norma Anggara - detikNews
Surabaya - Sebanyak 5 kendaraan terlibat tabrakan beruntun di Tol Waru arah Perak KM 12-600. Meski terjadi di jalur cepat, kecelakaan ini tak sampai memakan korban jiwa.

Sekitar pukul 07.00 WIB, mobil Innova L 1111 AR berada di urutan paling depan dalam kecelakaan beruntung itu. Kemudian disusul jazz L 1561 QQ, sedan lancer L 1531 BG, Yaris silver W 1802 PT, kemudian Xenia L1594 VM berada di posisi paling belakang.

"Kecelakaannya berada di jalur cepat. Mereka (5 kendaraan, red) terlalu mepet," kata Aiptu M Soleh saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (26/9/2012).

Salah satu Petugas Jalan Raya (PJR) Tol Jatim I ini mengatakan, saat ada salah satu mobil yang mendadak mengurangi kecepatan, lainnya tidak bisa mengimbangi. Satu sopir Yaris mengalami sedikit shock dan luka, sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Selama 30 menit setelah kejadian, kondisi lalu lintas tol terpantau macet sepanjang 1,5 km. Petugas saat itu masih berusaha mengevakuasi lima kendaraan tersebut ke bahu jalan.

"Saat kejadian, lalu lintas tol sudah cukup ramai. Pasca kejadian, lalin sempat macet hingga 1,5 km," terang dia.

Tapi kini, lalu lintas dari arah Waru menuju Perak sudah berangsur lancar. Sementara sopir dan lima kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun ini telah kembali membawa kendarannya masing-masing.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nrm/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%