Jumat, 07/09/2012 16:45 WIB

Mengintip Peternakan Sapi Terbesar se Asia Tenggara

Norma Anggara - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pemerahan susu dengan alat khusus/Budi S
Malang - Pesona dataran tinggi di Malang telah populer keindahannya. Bahkan tak hanya itu, area di kaki Gunung Kawi yang sejuk nyatanya cocok dijadikan peternakan sapi terbesar se-Asia Tenggara.

Seperti yang dilakukan oleh PT Greenfields Indonesia. Pengimpor pakan (grains) berkualitas tinggi dari Australia ini telah mengembangbiakkan lebih dari 6 ribu ekor sapi Holstein.

Produsen susu pasteurisasi dan susu Ultra High Temperature (UHT) ini telah sejak tahun 1999 mendirikan peternakan terbesar di kaki Gunung Kawi. Mereka mengolah sekitar 25 hektar area untuk memproduksi susu murni dari ribuan sapi yang happy dan sehat.

"Suhu, cuaca dan iklim di area sini tidak ekstrem," kata Head of Unit PT Greenfield Indonesia, drh Heru Prabowo, Jumat (7/9/2012).

Heru menjelaskan, di area peternakan sapi perah ini, suhu saat siang hari berkisar antara 24-24 derajat celcius. Sementara. Saat malam, suhu berkisar 13-14 derajat celcius.

"Perbedaan antara suhu siang dan malam cukup stabil," terang dia.

Hal ini, lanjut Heru, mempengaruhi proses produksi susu. Mulai dari perawatan sapi-sapi perah, makanan sapi, proses peras susu hingga penyimpanan susu murni yang harus stabil di suhu 4 derajat celcius.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nrm/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%