Kamis, 06/09/2012 16:35 WIB

Saksi Ahli Pertanyakan Surat Pernyataan Kasek SMP Taman Siswa

Zainal Effendi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sidoarjo - Sidang lanjutan gugatan KPUD Batu oleh DPC PDIP terkait pencoretan pasangan walikota incumbent Eddy Rumpoko-Punjul Santoso sempat diwarnai skorsing oleh majelis hakim.

Skorsing disebabkan penggugat mendesak agar prinsipal KPUD Batu memberi penjelasan terkait 2 bukti surat yang digunakan dasar klarifikasi pencalonan Eddy Rumpoko. Namun tergugat menolak karena prinsipal KPUD hadir hanya untuk membantu dalam persidangan, bukan sebagai saksi.

Dalam sidang gugatan yang digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang mempunyai agenda pemeriksaan bukti surat dan keterangan saksi ahli yang diajukan penggugat.

Esau Ngefak, Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang, usai menskorsing sidang akhirnya melanjutkan dengan mengabulkan permohonan penggugat. Kedua belah pihak dan prinsipal KPUD Kota Batu pun diminta maju ke meja hakim.

"Dari dua surat ini (T13 dan P14) mana yang jadi bahan klarifikasi," tanya Esau Ngefak kepada prinsipal KPUD, Kamis (6/9/2012).

Nurhani prinsipal KPUD Batu akhirnya menunjuk bukti surat T13. Nurhani pun menjelaskan jika surat T13 maupun P14, sama-sama surat keterangan yang dibuat mantan kepala sekolah SMP Taman Siswa Surabaya yang menyatakan tidak ada siswa yang bernama Eddy Rumpoko.

Sementara, saksi ahli yang diajukan penggugat Emanuel Sujatmoko dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga menyatakan jika inti dari dua bukti surat tersebut sama. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ze/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%