Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 25/08/2012 15:12 WIB

Pembunuhan di Villa Tretes, Sebelum Dibunuh Korban Sempat Disetubuhi

Muhajir Arifin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pasuruan - Entah apa yang ada dibenak Zainul Abidin (30) sehingga bertindak sangat kejam terhadap pacar gelapnya. Warga Perumnas II Blok P2 No 26 Desa Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo ini sampai tega menghabisi nyawa sang kekasih.

"Sempat sekali (menyetubuhi korban)," kata Zainul kepada sejumlah wartawan di Mapolsek Pasuruan, Sabtu (25/8/2012).

Sehari sebelum korban ditemukan tewas, pelaku bersama korban check in di kamar nomor 4 Villa Sodomukti yang berada di Jl Wijaya Kusuma, Prigen pada pada Jumat (17/8), pukul 21.00 Wib. Setelah melakukan persetubuhan dengan korban, pelaku lantas menghabisi nyawa korban.

Setelah korban dipastikan tewas, pelaku lantas kabur dengan membawa barang-barang korban diantaranya baju batik, celana, sepatu, tas dan dompet serta 2 buah HP. Bukan hanya itu, motor milik korban juga diembat.

"Untuk menghilangkan jejak, dalam perjalanan pulang ke Sidoarjo barang-barang milik korban dibuang di Sungai Porong, sementara motor korban dijual dan laku dengan harga Rp 2,4 juta," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Supriyono saat dikonfirmasi.

Meski demikian, pelaku tetap bungkam dan mengelak mengakui telah membunuh korban. Namun, polisi memastikan Zainul Abidin merupakan pelaku pembunuhan Imroatul Sa'dyah, janda beranak satu berusia 23 tahun warga Desa Winong, Kecamatan Gempol.

"Berdasarkan bukti-bukti dan keterangan sejumlah saksi, kita memastikan saudara Zainul Abidin merupakan pelaku pembunuhan korban," tandas Supriyono.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%